Pemerintah RI Keluarkan Travel Advice ke Belgia

0
471
(Foto : Istimewa/CNN)

JAKARTA, DETOTABUAN.COM – Terkait situasi kemanan pasca serngan bom di Ibukota Belgia, Brussel, Pemerintah Indonesia telah melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) mengeluarkan Travel Advice (imbauan perjalanan) bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yang akan berkunjung ke sana.

“Kita (Kementerian Luar Negeri) sudah mengeluarkan travel advice. Kita juga mengeluarkan press release baru tadi pagi, terkait saran dan imbauan kepada WNI,” kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi di Jakarta, Kamis (24/3) kemarin.

Kemlu juga mengingatkan WNI agar mengikuti arahan otoritas setempat, memastikan keamanan pribadi da memperhatikan lokasi-lokasi yang aman untuk dikunjungi.

“Pemerintah Indonesia mengimbau kepada seluruh WNI yang saat ini berada di Belgia, khususnya di Brussels untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan menghindari tempat-tempat yang dapat menjadi target aksi teror,” demikian isi travel advice yang dirilis Kemlu.

” WNI yang berencana untuk mengunjungi Brussels, agar mempertimbangkan prioritas kepergian dan apabila memungkinkan sementara menunda kepergian, serta mendapatkan informasi yang lengkap terlebih dahulu terkait keadaan keamanan di tempat yang akan dituju,” lanjut Kemlu.

Diketahui, dua ledakan mengguncang bandara Zaventem di Brussels, Selasa lalu sebelum disusul bom di stasiun bawah tanah Maelbeek, yang total menewaskan 31 orang. Dan membuat Bandara Zaventeem akan ditutup hingga 25 Maret, dan jalur kereta bawah tanah akan dikurangi.

Dilaporkan, tiga orang pengebom bunuh diri dinyatakan tewas di tempat, namun seorang pelaku yang tampak di rekaman kamera pengawas hingga kini masih buron. Hingga saat ini, status keamanan Belgia masih berada di level tertinggi.

Untuk WNI yang memerlukan bantuan dan informasi terkait situasi terkini di Brussels, Kedutaan Besar RI di Brussels membuka hotline +32 478957214 atau +32 478405728. (CNN)