Humas Paris Superstore Dinilai Gagal Paham

0
628
Parindo Potabuga (Kiri), Denny Mokodompit (Kanan)

KOTAMOBAGU,DETOTABUAN.COM – Mantan Ketua LMND Bolmong Raya Parindo Potabuga, mengaku sangat menyayangkan pernyataan Humas Paris Superstore, yang menyebutnya tendensius, saat mengkritik supermarket terbesar di Kotamobagu itu.

(Baca : https://detotabuan.com/2017/06/17/parindo-paris-superstore-itu-manifestasi-kolonialisme/)

(Baca : https://detotabuan.com/2017/06/18/kritik-gaji-dan-upah-lembur-karyawan-paris-parindo-dianggap-tendensius-dan-memaksakan-opini-pembusukan/)

Seharusnya kata Parindo, Humas menyampaikan alasan kenapa hingga saat ini, paris tidak menerapkan UMP atau kenapa upah lembur tidak dibayarkan sebagaimana yang diamanatkan Undang-undang ketenagakerjaan.

“Bukan malah bermain kalimat, dengan cara menuduh kritikan yang saya layangkan subjektif dan tendesius. Selain gagal paham, saya menilai Humas Paris tak paham substansi kritikan, percuma jadi Humas jika tak mampu menangkap kritikan dari luar,” ledek Parindo.

Sebagai putra asli BMR yang berada di lingkaran koorporasi, harusnya Denny mampu memperjuangkan hak buruh, apalagi pekerja yang ada di Paris merupakan putra-putri BMR.

“Ini malah Humas menari-nari di atas keterbatasan pengetahuan pekerja terhadap undang-undang,”

(Tr-02)