Pemuda Gogagoman Ogah Taati SK Walikota Soal  Penetapan Lokasi Pasar Senggol

0
407

KOTAMOBAGU,DETOTABUAN.COM – Rapat dengar pendapat (Hearing) antara pemuda Gogagoman dan Pemerintah Kota yang dilakukan DPRD Kota Kotamobagu Selasa (13/6) kemarin, tak bisa menemukan titik temu.

Ratusan pedagang Gogagoman tetap bersikeras membuka pasar senggol di Jalan Kartini dan Ibolian, meski Walikota menurunkan SK Pasar senggol di Poyowa Kecil.

“Pasar Senggol sudah ada di Gogagoman sejak 28 tahun lalu dan hanya ada setiap tahun, kenapa pemerintah harus memindahkannya ke Poyowa Kecil,” ungkap Sofian Bede, koordinator Pedagang Gogagoman.

Sofian mengatakan, Rabu (14/6/2017) besok, pedagang akan mulai membuat lapak untuk berjualan.

“Besok, kami akan mulai membangun kanopi dan lapak di Gogagoman. Kami akan tunggu, pernyataan yang pernah diutarakan pak Herman Aray dan Sahaya Mokoginta, jika ada yang akan membangun senggol tandingan akan dibongkar. Kalaupun itu akan mereka lakukan, pasti akan berhadapan dengan seluruh pemuda Gogagoman dan para pedagang,” tegas Sofian.

Langkah pemuda Gogagoman untuk tetap membuka pasar senggol di lokasi lama nampaknya didukung sejumlah anggota DPRD, salah satunya Herdy Korompot.

“Asal tetap dijaga keamanan daerah. Aparat keamanan dan Pemkot, kami minta tidak melakukan langkah berlebihan menyikapi permasalahan ini. Sebab urusan Pasar Senggol ini sudah jauh hari kami ingatkan, supaya Pemkot tidak membuat kegaduhan dengan memindahkannya ke Poyowa Kecil. Biarlah di Poyowa Kecil jalan dan di Gogagoman juga sama. Agar tidak ada diskriminasi,” kata Herdy.

Meski demikian, Kepala Disperindagkop & UKM Kotamobagu, Herman Aray menegaskan, keputusan Pemkot sudah final. “Pasar Senggol tetap di Poyowa Kecil sesuai SK Walikota Nomor 77 Tahun 2017,” pungkasnya.

Wakapolres Bolmong Kompol Apri Wibowo mengimbau kepada para pedagang, untuk menghormati dan menghargai keputusan Walikota terkait pemindahan lokasi Pasar Senggol.

“Jika ada masalah hendaknya dicari solusi yang terbaik, agar stabilitas kamtibmas tetap terjaga,” pungkasnya. (Tr-02)