Pemkab Bolmong Terima Kunker Menteri Desa, PDT dan Transmigrasi RI

0
87

ADVERTORIAL – Pemerintah Kabupaten Bolmong, Kamis (12/4) tadi menerima kunjungan kerja Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) RI, Eko Putro Sandjono yang dirangkaikan dengan penandatanganan perjanjian kerjasama pengembangan produk unggulan kawasan perdesaan (PRUKADES).

Dalam sambutannya, Bupati Bolmong Dra. Hj. Yasti Soepredjo Mokoagow memaparkan berbagai potensi yang dimiliki kabupaten Bolmong.

Menteri Desa PDT dan Transmigrasi disambut Bupati Dra Hj Yasti Soepredjo Mokoagow, Sekda Bolmong Tahlis Gallang bersama jajaran pejabat Bolmong.

“Perlu diketahui pak Menteri, Kabupaten Bolmong ini terdiri dari 200 Desa dan 2 Kelurahan, luas wilayah Kabupaten Bolmong sendiri merupakan wilayah terluas di Provinsi Sulut yang hampir 30 persen luas wilayah Provinsi adalah Bolmong. Daerah Bolmong sangat kaya dengan kekayaan alam Pak Menteri, luas wilayah tanaman padi kita 29 ribu hektar, luas wilayah lahan jagung kita kurang lebih 80 ribu hektar, kita punya holtikultura hampir 7 ribu hektar, kita punya kelapa, Kakao, Kopi kedelai, penghasil kelapa terbesar di sulut masih Bolmong, kita lumbung beras untuk Provinsi Sulut, Jagung kita jagung Bolmong tapi di cap Gorontalo,” papar Bupati.

Selain itu kata Bupati, ada beberapa potensi besar diantaranya pariwisata, yang belum tergarap karena keterbatasan anggaran.

Menteri Desa dan PDTT saat memberikan sambutan di hadapan jajaran pejabat dan kepala desa se bolmong0

“Karena itu dengan kehadiran Pak Menteri hari ini, diharapkan dapat membawa angin segar bagi seluruh rakyat Bolmong,” harap Bupati.

Selain itu, Bupati juga sempat mempertanyakan turunnya anggaran dana Desa untuk tahun 2018, padahal 200 desa di bolmong membutuhkan anggaran yang lebih besar untuk pembangunan infrastruktur dan jalan pertanian.

“Saya heran pak Menteri, kenapa tahun 2018 ini dandes di Kabupaten Bolmong turun, padahal desa-desa di bolmong sangat membutuhkan, mengingat satu desa di sini sama dengan luas 1 kecamatan yang ada di pulau jawa. sebenarmya 1 miliar itu kurang untuk pembangunan infrastruktur di setiap Desa. Pemkab sudah siap dengan ADD 10 persen untuk desa sebagaimana yang di persyaratkan dalam undang, untuk membangun daerah dari desa sebagaimana visi misi pak Jokowi,” kata Bupati sembari menanbahkan bahwa mulai tahun 2018, dalam pengelolaan dana desa, Bolming sudah menerapkan sistem keuangan desa (SISKEUDES).

Bupati menandatangani nota kesepahaman

Menteri Desa PDT Transmigrasi Eko Putro Sandjojo, memberikan apresiasi kepada Bupati dan jajarannya atas keseriusan dalam pengelolan dana Desa termasuk penerapan Sistem Keuangan Desa (SISKEUDES).

“Yang pertama, saya akan memberikan bonus untuk 10 BUMDes terbaik di bolmong masing-masing 50 juta, ini untuk memberikan motivasi, dalam pengelolaan BUMDes agar lebih baik lagi” ungkap Menteri.

Pada kesempatan itu, menteri mengatakan, bahwa penggunaan dana desa agar dipakai untuk padat karya tunai tidak boleh lagi menggunakan kontraktor namun dilakukan secara swakelola dan 30 persen untuk membayar upah kepada masyarakat.

Foto bersama usia kegiatan.

Menteri berharap, para kepala desa juga memiliki inisiatif terhadap penggunaan dana desa yang berjumlah miliaran. ia mencontohkan pengelolaan BUMDes di desa ponggok dengan memanfaatkan kolam untuk snorkling sehingga memberikan pendapatan hingga miliaran terhadap desa tersebut.

Nah terkait turunnya anggaran Dana Desa di bolmong tahun 2018, Menteri menjelaskan bahwa ini ada perubahan pembagian, dan daerah yang dianggap desanya sejahtera, masuk dalam pembagian yang 80 persen.

”Memang tahun ini dana desa turun, Dandes tahun lalu itu 90 persen di bagi rata 10 persen untuk alokasi desa tertinggal. Tahun ini 80 persen dibagi rata sisanya 20 persen dialokasikan ke Desa Desa yang masih sangat tertinggal,” kata Eko.

Ia berharap, tahun depan anggaran dana desa mengalami kenaikan. “Mudah-mudahan tahun depan anggaran Dana Desa mengalami kenaikan, namun saya percaya, dengan dipimpin oleh bupati yang luar biasa ini, kabupaten Bolmong bisa menjadi kabupaten nomor satu,” pungkasnya.

Pejabat SKPD, Camat dan Sangadi se Bolmong saat menerima Kunker Menteri Desa, PDT dan Transmigrasi RI.

Kegiatan ini dikanjutkan dengan penandatanganan Naskah kesepahaman program Produk unggulan Kawasan perdesaan (PURKADES) bersama dua perusahan yakni Rangga Fajar Mubaran selaku Direktur PT Aruna Jaya Nusantara dan Iwan Winardi selaku Direktur Pemasaran PT Eruiting Indonesia. Penandatangan itu dalam bentuk perjanjian kerjasama Bumdes.

Diketahui, turut hadir dalam kegiatan tersebut, Walikota Kota Kotamobagu Muhammad Rudi Mokoginta, Sekda Bolmong Tahlis Gallang, Kapolres Bolmong, Dandim 1303 Bolmong, Ketua DPW PKB Greety Tielman, Ketua PKB Kotamobagu Jusran Debby Mokolanud, para Kepala SKPD di lingkup Pemkab Bolmong, Camat dan para Kepala Desa di Bolmong.

(ADVE/Tio)