Pesan Bupati Bolmong di Awal Tahun 2019

0
61

BOLMONG,DETOTABUAN.COM – Bupati Bolmong Dra. Hj Yasti Soepredjo Mokoagow, memimpin langsung apel kerja perdana, yang dilaksanakan di halaman kantor Bupati, Kamis (3/1/2019) tadi.

Bupati diawal sambutannya mengucapkan selamat natal dan tahun baru 2019 bagi seluruh ASN yang bertugas di lingkup Pemkab Bolmong.

“Awal tahun 2018 telah kita lalui dengan berbagai dinamika, kita telah bekerja dengan maksimal dan tentunya kita semua patut berbangga dan bersyukur atas kinerja kita di tahun 2018 lalu,” ujarnya.

Lanjut Bupati, tanpa mengesampingkan keberhasilan yang telah dicapai dan catatan yang masih kurang, perlu dan harus kita perbaiki sebagai langkah evaluasi diri, sehingga paa yang telah dicapai tahun 2018 lalu. baik proses penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan dapat lebih terarah, optimal, efwktif, efisien dan akuntabel.

“Sebagai aparatur pemerintah, kita semua harus berproses mematangkan diri, agar mampu memahami dan melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai pelayan masyarakatserta menghayati nilai nilai pengabdian,” ujarnya lagi.

Selain menekankan soal disiplin dan pelayanan, ada 6 hal penting yang disampaikan Bupati yang Pertama soal masih banyaknya ASN yang Bolmong yang sering terlambat masuk kantor.

“Tahun Ini (2019.red) Pemkab Bolmong telah menambah 4 armada bus di Dishub yang dianggarkan melalui dana APBD 2019 dengan demikian total Bus Pwmkab Bolmogn saat ini sudah ada 6 buah. Nah, Fungsi Bus ini sebagai alat transportasi bagi ASN yang berdomisili di Kotamobagu menuju Lolak, sehingga saya minta tidak ada lagi alasan bagi ASN untuk datang terlambat ke kantor,” tegas Bupati.

Kedua, terkait dengan pelaksanaan seleksi terbuka untuk jabatan pimpinan tinggi pratama di Kabupaten Bolmong, Bupati meminta ASN yang telah memenuhi syarat untuk mengikuti seleksi tersebut dan disarankan untuk memilih atau mendaftar lebih dari 1 jabatan.

Ketiga, khusus kepada PNS yang telah menerima undangan pelantikan pada tanggal 21 desember 2018 namun tidak hadir, maka mereka yang memiliki jabatan sebelumnya sebagai pejabat pelaksana, saat ini bukan lagi berstatus sebagai pejabat.

“Saya minta bagi ASN tersebut, agar segera melapor ke BKPP, dan jika dalam waktu 2 minggu kedepan status bapaknIbu belum ada titik terang. maka saya minta kepada BKPP untuk menempatkan para PNS tersebut di Kecamatan, diluar dari 4 kecamatan yang berdekatan dengan kotamobagu,” tegasnya.

Yang keempat, Bupati menyampaikan bahwa tahun ini, Dana Alokadi Umum (DAU) bolmong tidak naik signifikan, sementara DAU dan tugas pembantuan mengalami penurunan dari tahun sebelumnya, sehingga berdampak pada prioritas pembangunan daerah yaitu tertundanya pembangunan infrastruktur pemerintahan berupa beberapa gedung kantor.

Selain itu kata Bupati, Pemkab Bolmong juga belum memperoleh Dana Insentif Daerah (DID)yang dapat digunakan untuk menunjang kesejahteraan PNS.

“Sehingga itu, kita semua dituntut harus lebih giat lagi dalam menata birokrasi pemerintahan saat ini, semoga ditahun berikutnya kita akan mendapatkan dana insentif daerah yang disertai dengan peningkatan PAD, sehingga apa yang meniadi harapan kita semua terkait dengan peningkatan kesejahteraan PNS. Saya juga ingin menyampaikan bahwa TPP tahun ini masih sama dengan tahun kemarin,” terangnya.

Kelima, Bupati meminta kepada perangkat daerah selaku pengguna barang, agar memperhatikan, menginventarisasi dan melakukan sensus barang milik daerah di masing masing perangkat daerah, serta melengkapi seluruh dokumen kepemilikan baik sertifikat ataupun BPKB dan dokumen perolehan lainnya untuk segera direkonsiliasi dengan bidang pengelolaan barang milik daerah, selambat lambatnya sampai dengan akhir februari 2019.

“Hal ini sangat penting saya ingatkan, guna menghindari temuan yang berulang ulang oleh BPK, atas LKPD, saya minta permasalahan aset daerah ini harus tuntas tahun ini juga,” terang Bupati.

Terakhir, Bupati mengingatkan bahwa tahun 2019, merupakan tahun bagi kita semua untuk melaksanakan pesta demokrasi, baik Pilpres dan Pileg, baik DPR RI, DPD RI sampai dengan DPRD Provinsi dan Kabupaten Kota.

“Untuk itu saya mengajak kepada seluruh kita sekalian, untuk mensukseskan pesta demokrasi tahun 2019 ini dengan menciptakan suasana yang kondusif, dan tetap gunakan hak pilih dengan sebaik baiknya, serta jangan golput, karena pilihan kita nanti akan berpengaruh terhadpa masa depan daerah tercinta ini,” pungkas Bupati.

(Tio)