Mantan Sangadi di Bolmong Terima Penghargaan Kalpataru 2019

0
125

BOLMONG,DETOTABUAN.COM— Pengiat Lingkungan Hidup dari desa Mengkang yang merupakan Mantan Sangadi Desa Mengkang, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) Marsidi Kadengkang terpilih sebagai nominator penerima pengghargaan Kalpataru 2019.

Diketahui, Marsidi merupakan satu diantara Sebelas penerima penghargaan tertinggi yang diberikan oleh Pemerintah Republik Indonesia, kepada individu maupun kelompok yang dinilai telah merintis lingkungan di suatu daerah.

Penyerahan penghargaan Kalpataru 2019, yang didampingi langsung oleh Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow dilakasanakan di hotel Ibis Slipi, Jakarta Rabu, (10/7)

Menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bolmong Abdul Latief, penghargaan tersebut diberikan Dirjen Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Dr Ir Bambang Supriyanto, M.Sc.

“Penghargaan ini diharapkan akan menjadi  motivasi untuk semua kader lingkungan yang ada di kabupaten Bolmong. “Terutama bagi desa Mengkang sendiri, akan lebih meningkatkan ide-ide kreatif tentang lingkungan,” harapnya.

Sementara itu, Marsidi Kadengkang mengatakan, Penghargaan ini ia raih atas hasil merintis kegiatan pengembangan energi alternatif (mikrohidro) di Desa Mengkang sehingga menjadi sumber energi listrik masyarakat, dan merintis penanaman di areal penyangga Taman Nasional Bogani Nani Wartabone (TNBNW).

Perjuangan Marsidi meraih penghargaan Kalpataru 2019 berawal pada tahun 2006. Saat itu dirinya masih menjabat sebagai sangadi (Sebutan untuk jabatan Kepala Desa di Kabupaten Bolmong) di Desa Mengkang, merasa tidak nyaman dengan keadaan kondisi gelap gulita setiap malam di desanya.

Ia pun berinisiatif menggerakan warganya untuk membuat Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) dengan memanfaatkan pasokan air yang melimpah di suangai yang berada disanya.

Dengan biaya dan tenaga yang di sumbangkan seluruh masyarakakat desa, akhirnya mereka berhasil membangun instalasi listrik tanpa bahan bakar minyak dan pemeliharaan mesin yang relatif mudah. (Ind)