Kapolda dan Dinas ESDM Provinsi Diminta Hentikan Aktivitas Penambangan Liar di Bolsel.

0
388

BOLSEL,DETOTABUAN.COM – Maraknya Penambangan liar menggunakan alat berat di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) di sorot sejumlah pihak.

Salah satunya datang dari anggota DPR RI Fraksi PDIP yang juga mantan Bupati Bolsel dua periode Hi. Herson Mayulu, SIP.

Herson bahkan dengan tegas meminta Gubernur, Kapolda dan Pangdam 13 Merdeka, untuk memberi perhatian terkait penambangan di Bolsel.

“Bolsel itu merupakan wilayah yang terdiri dari laut, dataran rendah pemukiman rakyat dan pegunungan. Topografi seperti ini sangat rentan bagi rakyat karena ketika pegunungan dibongkar oleh alat berat untuk ditambang saat musin hujan terjadi longsor,” sebutnya.

Aktivitas penambangan liar kata Herson, dapat menyebabkan pendangkalan sungai akibat lumpur mengalir masuk ke sungai, menyebabkan banjir yang daya rusaknya tinggi, ini sudah dirasakan masyarakat termasuk rusaknya infrastruktur yg telah dibangun beberapa waktu lalu,” sebutnya.

( Baca ; Desa Tobayagan Dihantam Banjir Lumpur, Warga : Ini Akibat Aktivitas PETI )

Sementara, pemerintah daerah kata dia, tak berdaya menghadapi persoalan ini sejak kewenangan pengawasan dan penindakan ditarik ke ESDM Provinsi, apalagi jika berhadapan dengan mafia tambang.

“Contoh di lokasi hulu sungai tobayagan, telah rusak tapi penambangnya sampai saat ini entah siapa dan ijinnya dari mana,” tambahnya.

Herson berharap, kiranya Kapolda Sulut dapat melakukan penertiban, demikian juga dengan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sulut, agar dapat membatalkan ijin jika sudah ada yang dikeluarkan.

“Cukuplah derita rakyat, janganlah masa depan mereka hancur karena penambangan liar yang nyata-nyata terjadi di depan mata,” pungkasnya.

(Tio)

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.