Pemkab Bolmong Khitanan Massal Gratis Bagi 450 Anak

0
36
Kithanan Massal Pemkab Bolmong yang Digelar di Kecamatan Passi Barat. (Foto: Ist)

ADVETORIAL

BOLMONG,DETOTABUAN.COM– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow (Bolmong) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menggelar khitanan massal gratis.

Kepala Dinkes Bolmong Eman Paputungan melalui Kabid Pelayanan Kesehatan Wiyono mengatakan, kegiatan khitanan massal dianggarkan dalam APBD tahun 2020 dengan jumlah anak yang akan di khitan sebanyak 450 anak.

Hari ini Rabu, (02/12/2020) Dinkes Bolmong bekerja sama dengan UPTD Puskesmas Kecamatan Passi menggelar khitan massal di Desa Passi II, Kecamatan Passi Barat. 62 anak tercatat dikhitan.

“Kegiatan khitanan massal ini gratis dan sudah dilaksanakan mulai dari Desa Langagon 67 anak, hari ini di Desa Passi II 62 anak, Kamis 3 Desember besok di Desa Mopuya Selatan, kemudian Jumat 4 November di Puskesmas Dolodou, selanjutnya pada Sabtu 4 Desember di Desa Matali Baru Kecamatan Lolayan,” ungkap Wiyono.

Menurutnya, program ini untuk membantu meringankan beban masyarakat, khususnya orang tua yang memiliki anak-anak yang belum dikhitan. “Usai khitanan, anak-anak diberikan kain dan peci serta obat-obatan. Selanjutnya anak-anak diwajibkan untuk kontrol di Puskesmas setempat,” jelasnya.

Menurut Camat Passi Barat Marief Mokodompit khitanan massal gratis ini sangat membantu warga. Terlebih di tengah Pandemi Covid-19 saat ini di saat ekonomi masyarakat masih belum stabil. Untuk Kecamatan Passi Barat katanya, terdapat 13 desa dengan jumlah anak yang dikhitan berjumlah 62 orang anak.

“Kegiatan sunatan massal pada hari ini sangat membantu masyarakat, khususnya warga masyarakat di 13 desa Kecamatan Passi Barat. Dimana anak-anak memang dalam kondisi belajar melalui daring. Sehingga tepat rasanya walaupun dilakukan di tengah pandemi. Jadi anak-anak tetap bisa mengikuti belajar,” jelas Marief.

Ditambahkan, sunatan massal yang dilakukan kali ini merupakan salah satu implementasi dari kepedulian pemerintah daerah. “Dengan terlaksanannya khitanan massal ini, harapannya bisa memberikan kontribusi yang positif bagi masyarakat,” katanya mengakhiri. (Ind/Adve)