Dihadapan Gubernur, Wabup Paparkan Tema Pembangunan Kabupaten Bolmong Tahun 2019

0
178
Wabup saat memaparkan tema pembangunan Bolmong Tahun 2019. (Foto : Humas Pemkab Bolmong)

ADVERTORIAL

WAKIL BUPATI Bolaang Mongondow Yanny Ronny Tuuk, S.Th, MM Kamis (21/2) tadi, menghadiri rapat koordinasi dan evaluasi (Rakorev), Hasil Pelaksanaan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Tahun 2018 Kabupaten/Kota se-Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), yang dilaksanakan di Grand Kawanua Convention Center Manado.

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Gubernur Sulut Olly Dondokambey, dihadiri oleh unsur Forkopimda, Para Kepala Instansi Vertikal dan BUMN, 15 Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah, Jajaran Pemerintah Provinsi serta Para Kepala Bappeda se-Provinsi Sulut.

Wabup saat menghadiri Rakorev, Hasil Pelaksanaan RKPD Tahun 2018 (Foto : Bagian Humas dan TUP Pemkab Bolmong)

Wabup, dalam pemaparannya di hadapan Gubernur mengatakan, bahwa tema Pembangunan Kabupaten Bolaang Mongondow Tahun 2019 ini, adalah Peningkatan Sarana-Prasarana Layanan Dasar dan Infrastruktur Perekonomian Berskala Perdesaan yang berorientasi pada Potensi Unggulan Lokal.

Rakorev Hasil pelaksanaan RKPD 2018 yang dibuka oleh Gubernur Sulut. (Foto : Humas Pemkab Bolmong)

Lebih lanjut kata wabup, terdapat Empat (4) Prioritas Pembangunan diantaranya Peningkatan Derajat Kesehatan Masyarakat, Pembangunan Dalam Bidang Ekonomi, Pembangunan Dalam Bidang Infrastruktur dan Bantuan Keuangan Untuk Pemerintahan Desa.

“Sampai dengan tahun 2018 lalu, terdapat beberapa permasalahan yang dihadapi oleh Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow, antara lain belum optimalnya penyelenggaraan Tata Kelola Pemerintahan yang Baik (Good Governance) serta belum optimalnya Penyediaan Infrastruktur Dasar dan Infrastruktur Penunjang Perekonomian,” terangnya.

Wabup dan sejumlah kepala daerah foto bersama dengan Gubernur usai Rakorev. (Foto : Humas Pemkab Bolmong)

Untuk menindaklanjuti dan mengatasi kedua permasalahan tersebut, pemkab bolmong mengembangkan Sistem Pemerintahan yang Integratif melalui Institusionalisasi Inovasi dan Reformasi Birokrasi dengan Implementasi Aplikasi E-Governance (E-Planning, E-Budgetting, E-Monev, E-Database dan E-Lakip) pada Tahun 2019 serta melakukan Percepatan Pembangunan Infrastruktur Dasar sebagai Penunjang Perekonomian melalui Kemitraan Pembiayaan Pembangunan.

(ADVE/Tio)