Tak Pasang Bendera, Puskesmas Bolangitang Diduga Tak Hargai Peringatan Hari Kemerdekaan

0
40

BOLMUT,DETOTABUAN.COM – Momen 17 Agustus, adalah hari yang sangat bersejarah bagi bangsa Indonesia, karena pada tanggal tersebut bangsa ini, terlepas dari belenggu penjajahan selama 350 tahun.

Kemerdekaan itu tidak didapat dengan mudah, akan tetapi penuh dengan perjuangan, bahkan para pejuang dahulu rela mengorbankan jiwa, raga, harta bahkan keluarga demi mendapatkan kemenrdekaan ini.

Untuk menghormati dan mengenangkan jasa para pahlawan tersebut, pemerintah jauh hari sebelumnya telah mengimbau kepada masyarakat maupun instansi-instansi pemerintah maupun swasta, untuk memasang bendera merah putih didepan rumah maupun di depan perkantoran masing-masing.

Sayangnya, imbauan tersebut tak sepenuhnya di patuhi, salah satunya diduga dilakukan UPTD Puskesmas Bolangitang, Kabupaten Bolmut.

Pantauan awak media, sang saka merah putih baru terpasang sekitar pukul 14.46 Wita di Puskesmas tersebut, itupun nanti setelah diingatkan oleh masyarakat sekitar.

“Bukan disengaja, tapi kami lupa sehingga baru memasang bendera pada pukul 14:46 Wita,” ujar dua petugas Puskesmas yang enggan menyebutkan identitasnya saat dikonfirmasi awak media.

Sementara itu Kepala Puskesmas Bolangitang Latifa R Talibo S.KM saat dihubungi media ini via seluler mengaku tidak mengetahui kejadian tersebut, sebab dirinya sedang mengikuti upacara pengibaran bendera di lapangan Kembar Boroko.

“Biasanya setiap hari bendera itu selalu terpasang, nanti saya cek dulu, namun saya akan mengingatkan kepada petugas petugas yang ada di Puskesmas bolangitang agar memperhatikan hal-hal seperti ini,” ujarnya, Rabu 17 Agustus 2022 tadi malam.

Meski demikian, Talibo berjanji akan memberikan sanksi tegas kepada petugas Puskes maupun petugas CS yang bertugas hari itu.

“Besok pagi saya akan melakukan apel kepada seluruh petugas puskesmas Sampai CS dan akan memberikan sangsi, sehingga menjadi perhatian bersama agar hal hal seperti ini terulang lagi,” tegasnya.

Terpisah, Plt Kadis Dinas Kesehatan yang juga Sekda Bolmut dr. Jusman C Mokoginta Mars saat dikonfirmasi usai upacara penurunan bendera meminta pemakluman, sebagai manusia biasa kata Jusnan, mungkin mereka lupa.

“Sebagai manusia pasti ada salah dan khilaf, mungkin mereka lupa memasang bendera,” singkatnya.

(Ipul)

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.