Tinjau 3 Proyek Strategis Daerah, Komisi III DPRD Bolmut Ingatkan Jaga Mutu dan Kwalitas Pekerjaan

0
52

BOLMUT,DETOTABUAN.COM – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), meninjau sejumlah Proyek Strategis Daerah yang berada di Kecamatan Bintauna, Selasa (01/11/2022) tadi.

Kunjungan tersebut dipimpin langsung Ketua Komisi III DPRD Bolmut Sartono Dotinggulo bersama anggota diantaranya Suriansyah Korompot, Aktrida Indah Datunsolang, Galib Pangko, Doni Pangau dan Muhammad Guntur Sune.

Sartono mengatakan, kunjungan Komisi III ini, merupakan tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang meminta DPRD untuk melakukan peninjauan di tiga proyek.

“Ini juga merupakan salah satu fungsi yang dimiliki DPRD yakni Fungsi pengawasan Ini kali pertama kami turun ditiga lokasi proyek.Tentunya agenda ini juga akan kita lakukan lagi di akhir bulan November atau pertengahan Desember,” sebutnya.

Peninjauan diawali pada proyek pemeliharaan berkala ruas jalan Kabupaten yakni jalur Desa Pimpi – Huntuk. Proyek ini berbanderol Rp 3.988.252.700,00 yang dikerjakan oleh CV.BHAKTI MEGA MULIA.

Terkait proyek ini, salah satu personil Komisi III Ghalib Pangko, meminta pihak kontraktor (Pelaksana) pekerjaan agar memperhatikan mutu pekerjaan dan kualitas material yang di gunakan.

“Kami juga minta agar disejumlah titik yang rawan banjir dapat dibuatkan plat duiker (Pembatas.red) drainase, agar saat hujan datang air tidak tergenang di titik yang kami maksud,” kata Galib disela-sela peninjauan

Setelah selesai peninjauan di jalan desa pimpi-hantuk Komisi III melanjutkan peninjauan Dilokasi proyek Rekonstruksi/Peningkatan Kapasitas Struktur Jalan Pimpi – Gambuta yang berbanderol Rp.5.247.487.250.00.

Proyek ini dikerjakan oleh CV. Sumber Karunia. Dalam kesempatan itu, Suriansyah Korompot meminta agar pihak Kontraktor memperhatikan LPA (Lapisan Pondasi Atas) dan LPB (Lapisan Pondasi Bawah).

“Jika LPA dan LPB rapuh, maka ini akan berpengaruh pada daya tahan jalan yang di aspal ini.Apalagi jalan ini berada ditengah-tengah lahan persawahan masyarakat Bintauna,” ujar mantan Wakil Bupati Bolmut itu.

Senada disampaikan Doni Pangau, Politisi PDIP ini berharap agar pihak kontraktor dapat menyelesaikan pekerjaan tepat waktu, tanpa mengabaikan kualitas dan mutu pekerjaan.

Peninjauan berakhir Dilokasi proyek Rumah Sakit (RS) Pratama. Dilokasi proyek ini, Aktrida Indah Datunsolang mengingatkan kontraktor agar menggunakan material sesuai hasil tes laboratorium.

“Jangan sembarang menggunakan material,” tegasnya.

Menurit Aktrida, anggaran pembangunan RS Pratama menelan biaya yang cukup besar yakni kurang lebih Rp.44.961.436.060,-

Angaran yang cukup besar ini lanjutnya, harus berbanding lurus dengan hasil pekerjaan.

“Kualitas dan mutu serta daya tahan bangunan harus menjadi prioritas kontraktor,” ujarnya mengingatkan.

Hal itu kata Aktrida berangkat dari pengalaman yang pernah ada.

“Kita belajar dari pengalaman sebelumnya,anggaran miliaran rupiah dikucurkan untuk pembangunan fasilitas kesehatan,tapi belum lama di bangun sudah rusak.Kita berharap hal ini tidak terjadi di RS Pratama,” tambahnya.

Aktrida juga meminta agar pembangunan RS Pratama dapat diselesaikan tepat waktu dan tidak mengabaikan mutu dan kualitas pekerjaan.

“Kita juga akan selalu memantau secara intens pembagunan RS Pratama ini,” tutupnya.

(Ipul Kohongia)

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.