BERKAH Unggul Didebat Publik Perdana

0
69

BOLSEL,DETOTABUAN.COM – Pasangan Calon Bupati dan wabup Bolsel nomor urut 1, Hi. Iskandar Kamaru,S.Pt – Deddy Abdul Hamid mengungguli pasangan Riston mokoagow – Selviah Van Gobel (RISKI) dalam debat publik perdana yang digelar oleh KPU Bolsel di Swisbell Hotel Maleosan Manado, Kamis (12/11/2020) tadi malam.

Seperti pada segmen kedua, ketika menjawab pertanyaan panelis soal strategi penyelesaian permasalahan daerah baik di bidang kesehatan, pendidikan, pemerintahan, keagamaan, hukum dan Gender serta perlindungan anak, BERKAH terlihat menjawab dengan Lugas.

“Di bidang kesehatan Bolsel telah memiliki Rumah Sakit, Puskesmas rawat inap di setiap kecamatan serta Pustu di Desa desa, ini merupakan upaya kami dalam menyelesaikan persoalan kesehatan di Bolsel, di bidang pendidikan yaitu dengan memberikan beasiswa akhir study dan anak asuh pemda, sementara di bidang hukum, kami mengupayakan regulasi regulasi yang memudahkan investor untuk masuk di Bolsel,” ungkap Calon Bupati Iskandar Kamaru.

Begitupun di segmen ketiga, saat menjawab pertanyaan panelis soal strategi dan inovasi dalam penanganan lingkungan hidup, infrastruktur, ekonomi serta Ilmu pengetahuan dan tehnologi (IPTEK).

Pasangan BERKAH terlihat lebih mengedepankan solusi, keduanya bahkan berjanji akan memfasilitasi perijinan tambang rakyat atau WPR jika kembali dipercayakan masyarakat, di bidang Infrastruktur, BERKAH juga masih tetap fokus pada pembangunan Ibukota Kabupaten dan kecamatan, jalan jalan Desa, jalan perkebunan yang muaranya tak lain adalah untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sementara pasangan RISKI, terlihat hanya fokus pada pengadaan jaringan internet, padahal saat ini jaringan internet fiber optik telah masuk ke Bolsel, hanya saja masih terkendala dengan persoalan banjir beberapa waktu lalu.

Begitupun pertanyaan pasangan RISKI soal perbandingan data kependudukan antara BPS dan Disdukcapil.

Iskandar mengatakan, persoalan tersebut telah tuntas sejak 2019 lalu, bahkan pemerintahan Iskandar – Deddy sejak tahun kemarin telah melakukan MoU dengan BPS.

Menariknya, justru pertanyaan BERKAH soal visi misi RISKI menjadikan Bolsel sebagai lumbung pangan tidak mampu dijawab secara kongkrit oleh Pasangan RISKI.

“Saya kurang puas dengan jawaban pasangan RISKI soal menjadikan Bolsel sebagai lumbung pangan nasional, sejarusnya jawaban lebih konkrit, karena kalau bicara pangan berarti bicara komoditi, nah yang saya maksud komoditi apa? begitupun kalau Holtikultura, itu Holtikultura apa? kalau yang dimaksud beras, saya rasa itu tidak masuk akal sebab luas sawah kita hanya 2284 hektare, sehingga saya justru pesimis visi tersebut dapat terwujud,” sebutnya.

Secara umum, dari lima segmen debat, BERKAH terlihat lebih menguasai materi, bahkan di sesi penutup atau closing statemen pernyataan duet petahana terlihat lebih berkelas, Cabup Nomor Urut 1, Haji. Iskandar Kamaru bahkan memaparkan tentang bagaimana seharusnya menjadi seorang pemimpin.

“Menjadi pemimpin harus menjadi teladan di masyarakat, menjadi pemimpin bagaimana berjuang meningkatkan kesejahteraan masyarakat, berjuang menekan angka kemiskinan, menjadi pemimpin harus tulus dan Ikhlas, membutuhkan kesabaran, membutuhkan pengorbanan, rela meninggalkan anak istri dan keluarga, kami pasangan Iskandar Deddy telah di didik untuk siap menangis dan tertawa bersama rakyat,” terang Iskandar.

Diakhir kalimat penutup, Iskandar mengajak masyarakat Bolsel untuk mencoblos pasangan nomor urut 1, Iskandar – Deddy, pada Pilkada 9 Desember 2020.

Selain itu, Iskandar juga mengajak masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan demi memutus rantai penyebaran Covid – 19.

“Menghadapi wabah pandemi Covid 19 saat ini, kami mengajak masyarakat agar tidak melupakan 3 hal yakni Menjaga Jarak, mencuci tangan dan memakai masker, dan 1 hal yang paling penting yakni tetap menjaga kesehatan,” tutup Alumni Fakultas peternakan Unsrat Manado ini.

(**/Tio)