Bupati Ingin Ada Kesamaan Persepsi Tentang Pelaksanaan Adat Gorontalo di Kabupaten Bolsel

0
17

BOLSEL,DETOTABUAN.COM – Bupati Bolsel Hi. Iskandar Kamaru, S.Pt didampingi Assisten I, Ramli Abdul Madjid S.Pd dan Kepala Dinas PMD Ekafrie Van Gobel S.STP, membuka Seminar Studi Kaji Adat Gorontalo, yang dilaksanakan di Hotel Grand Quality Kota Gorontalo, Senin (25/11/2019).

Kegiatan tersebut diikuti para pemangku adat dan Sangadi (Kepala Desa.red) se- Kabupaten Bolsel.

Bupati mengatakan, pelaksanaan seminar adat ini sangat penting, karena suku Gorontalo yang mendiami Kabupaten Bolsel, menduduki peringkat pertama sebagai suku dengan populasi terbanyak di wilayah Bolsel, disusul suku Bolango, suku Mongondow kemudian Sanger dan Minahasa.

“Melalui seminar adat ini, kita ingin menyamakan persepsi, terhadap pelaksanaan adat Gorontalo di Kabupaten Bolsel, seperti dalam penggunaan pakaian adat Gorontalo, itu selalu identik dengan 7 warna, yang terdiri dari Merah, Hijau, Kuning, Ungu, Coklat, Hitam dan Putih yang masing masing memiliki warna filosofi yang mendalam,” terang Bupati.

Lebih lanjut kata Bupati, 7 warna tersebut, selalu digunakan pada beragam upacara adat Gorontalo, seperti acara pemerintahan, upacara adat, pernikahan, pembaiatan dan kedukaan.

Menurutnya, Warna yang digunakan pada masing masing acara berbeda beda dan sebutannya pun berbeda pula, seperti pakaian adat Bubato yang digunakan pemimpin daerah, ada juga Buatibola yang digunakan pengawal Bupati/Pemimpin daerah, dan lain sebagainya.

“Ini semua yang harus kita pahami bersama, sebagai peninggalan kebudayan Gorontalo yang mempunyai arti yang mendalam,” terangnya.

Oleh sebab itu, Bupati meminta peserta seminar, untuk dapat mengikuti kegiatan ini dengan aktif sehingga tujuan yang diharapkan bersama, dapat tercapai.

Bupati juga meminta peran lembaga adat dan pemerintah untuk melestarikan adat Gorontalo sebagai perwujudan dari visi religi dan berbudaya.

“Saya berharap. usai pelatihan ini, nuansa adat Gorontalo dalam setiap pelaksanaan kegiatan di Bolsel, dapat terlihat,” kata Bupati.

Diakhir sambutan, Bupati menyampaikan ucapan terima kasih kepada panitia dan peserta yang telah mendukung dan berpartisipasi, dalam pelaksanaan seminar ini sehingga studi kaji adat Gorontalo dapat terlaksana dengan baik.

(Tio)