Kunker di Tomini, Bupati Ajak Masyarakat Kembali Bersatu, Buang Segala Perbedaan

0
9

BOLSEL,DETOTABUAN.COM – Bupati Bolsel H. Iskandar Kamaru SPt bersama Wabup Deddy Abdul Hamid kembali melanjutkan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Wilayah Kecamatan, Sabtu (06/03/2021) tadi.

Kali ini, Bupati dan Wabup bersama Anggota DPR Hi. Herson Mayulu, SIP melakukan kunjungan ke Kecamatan Tomini sekaligus meresmikan Gedung Baru Puskesmas Milangodaa.

Bupati, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi tingginya kepada pemangku adat, para Sangadi yang telah menerima kami secara adat di Wilayah Tomini, walaupun secara adat Gorontalo mereka telah diterima secara Molo’opu di Posigadan.

“Kunker ini sekaligus silaturahmi bersama pemerintah dan masyarakat Tomini pasca pelantikan saya dan pak Deddy Jumat 26 Februari lalu,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Bupati menyampaikan beberapa program yang telah dan akan dilakukan pada pemerintahan Iskandar – Deddy kedepan.

Per 1 Maret, Pemda telah memasukkan semua masyarakat Bolsel kedalam BPJS Kesehatan. Selain itu, ada asuransi kematian bagi 1.500 Nelayan se Bolsel.

“Jadi bagi Nelayan yang meninggal saat sedang beraktivitas mendapatkan 75 juta dan yang meninggal di rumah mendapatkan 50 juta, begitupun asuransi petani,” terang Bupati.

Selain itu, Pemerintah juga telah menganggarkan bantuan perlengkapan sekolah berupa seragam, tas, buku dan sepatu, untuk Siswa SD Kelas 1 sampai kelas 3 dan untuk siswa SMP.

“Siswa SD sebanyak 3.349 orang san SMP 1.574 orang, dengan anggaran 2 Miliar lebih, ada yang tanya untuk TK dan PAUD, saya anggarkan tahun depan,” ujar Bupati.

Untuk jaminan asuransi BPD, Aparat Desa, Imam dan Pegawai Syar’i bupati meminta untuk bersabar, karena tahun depan (2022) mereka juga akan mendapat jaminan seperti petani dan nelayan.

“BPD, aparat desa, imam, pegawai Syarii, tahun depan kita akan jaminkan jaminan kematian, kalau ada yang meninggal sama dengan asransi petani dan nelayan, ini karena dampak refokusing,” tambahnya.

Selanjutnya, Bupati mengingatkan masyarakat untuk tidak takut dengan vaksinasi Covid-19. Menurut Bupati, Perpres nomor 14 tahun 2021 sangat keras. Dimana, bagi masyarakat penerima Bansos dari pemerintah yang tidak mau di vaksin bantuannya akan dicabut.

 

“Itu bukan peraturan saya, tapi peraturan presiden, kepada masyarakat saya sampaikan bahwa tidak ada pemerintah yang mau mencelakai rakyatnya,” ujar Bupati.

Pada kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama kepemimpinan 5 tahun terakhir mulai dari H2M – Iskandar dilanjutkan Iskandar – Deddy apabila ada salah dan Khilaf.

“Mari kita kembali bersatu, pilkada sudah selesai, tanggalkan segala perbedaan rajut kembali silaturahmi, tidak ada lagi nomor 1 dan dua yang ada hanya nomor 3, persatuan indonesia,” pungkasnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Sekda Bolsel, Anggota DPRD Bolsel, unsur Forkopimda, para Asisten, Kepala PD, Camat, Kepala Desa, Kepala Puskesmas Milangodaa dan Jajaran, Tokoh adat dan tokoh masyarakat.