Petinggi BI Sulut Kagum dengan Keindahan Bawah Laut Bolsel

0
48

BOLSEL,DETOTABUAN.COM – Jajaran petinggi Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulut, hari ini Kamis (23/2/2023), mengunjungi Kabupaten Bolsel dalam rangka High Level Meeting TP2DD dan TPID yang dilaksanakan di Kawasan Perkantoran Panango, Kecamatan Bolaang Uki.

Di sela-sela acara, Tim Kantor Perwakilan BI Provinsi Sulut (KPWBI Sulut) di bawah pimpinan Andry Prasmuko selaku Kepala KPWBI Prov Sulut, bersama 4 petinggi lainnya berkesempatan untuk mencicipi keindahan “Perrmata” bawah laut Bolsel, di Desa Transpatoa (Mahena Point).

Kedatangan tim yang bermarkas di Jalan 17 Agustus, Wanea, Manado tersebut, disambut langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata Wahyudin Kadullah SIP, ME dan Staf Khusus Bupati Bidang Pariwisata Sir Reinhart Garrang bersama beberapa Dive Operator dari BDC (Yubzukamoto, Rolly Gobel, dan Oggy Abbas).

Agenda outdoor dengan konsep fun dive itu lantas membuat Kepala Perwakilan BI Provinsi Sulut dan rombongan menjadi sangat bersemangat.

“Wah, udah ga bisa berkata-kata lagi. Bawah lautnya keren banget ya. Wajib datang lagi nih. Yuk nanti diagendakan lagi ya,” ucapnya mengutarakan kekaguman.

Diving Activity di sela-sela acara Pertemuan hari ini, merupakan salah satu langkah Inovasi dan kolaborasi Pemkab Bolsel, melalui BPKPD yang dikomandani Lasya Mamonto dan Dinas Pariwisata, dalam menyuguhkan sensasi bekerja dengan konsep ‘serious but still fun’ sehingga tamu-tamu yang ada, bisa bekerja sekaligus bisa enjoy dalam menyelesaikan pekerjaan yang ada.

“Jadi, dorang torang ada ‘culik’ dulu, kong bawa diving. Torang mo kase rasa sensasi diving di bawah laut Bolsel yang terkenal ini. Dan alhamdulillah dorang suka sekali,” kata Kadis Pariwisata bersemangat.

Ditambahkan pula, bahwa ke depannya Pemkab Bolsel berharap sinergitas dalam giat hari ini akan terus berjalan secara sustainable dan profitable di segala sektor vital yang ada.

“Terutama dalam mendongkrak sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang merupakan concern utama Pemerintah saat ini. Mengingat bahwa salah satu tujuan dari acara ini adalah menyasar Community Based (Peran serta masyarakat) dalam membantu pemerintah baik dari segi pelayanan publik, perpajakan, hingga inovasi penggunaan Qris,” pungkas Kaban Lasya. (***)

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.