Bupati Boltim Serahkan Bantuan Sembako Di Kotsel

0
45

BOLTIM,DETOTABUAN.COM – Bantuan sembako kepada masyarakat yang terdampak penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) mulai didistribusikan oleh Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sehan Salim Landjar SH, terhitung sejak hari ini, rabu (22/04/2020).

Sembako yang diserahkan secara simbolis oleh Bupati Sehan landjar terlebih dahulu dimulai dari Desa Kotabunan selatan (Kotsel) selanjutnya pada esok Kamis 23 April giliran penyerahkan bantuan untuk 15 Desa yang ada di kecamatan Kotabunan, dilanjutkan penyaluran di 7 kecamatan se-Kabupaten Boltim.

Dalam kesempatan itu, Bupati sampaikan bantuan yang diserahkan berupa paket sembako untuk Kecamatan Kotabunan. Untuk paket yang disalurkan antara lain berupa beras 4465 Kg, gula pasir 256 Kg, minyak goreng 256 Kg, dan 2168 ikan kaleng diperuntukan kepada 885 jiwa yang terdiri dari 256 Kepala keluarga (KK).

“Bantuan ini saya gulirkan sebagai bentuk perhatian dan kepedulian terhadap masyarakat. Kita bagikan sembako. Jumlah berasnya 4465 Kg. Ini tidak sedikit, sengaja saya peruntukan untuk warga sehingga meringankan beban masyarakat, apalagi kita akan masuk pada awal bulan suci ramadhan,” kata bupati.

Lanjut Bupati, Bagi warga yang sudah menerima Bantuan langsung tunai (BLT) Rp 600.000 sudah tidak lagi menerima sembako. Berbeda dengan Program keluarga harapan (PKH) yang menerima Rp100.000 masih akan mendapat sembako tambahan agar nilainya bisa seimbang.

“Yang mendapat BLT sudah tidak lagi menerima sembako, karena sembako itu dari dana DAU langsung dari pemerintah daerah. Kemudian untuk PKH masih mendapatkan sebagian sembako, karena dana PKH untuk warga hanya Rp100.000 sehingga kita tambah lagi beras, minyak dan gula. Agar supaya nilainya tidak terlalu jauh dari penerima BLT yang sudah dapat Rp 600.000,” terang Bupati.

Sementara untuk yang tidak menerima BLT dan PKH akan mendapat bantuan sembako sesuai variasi kebutuhan.

“Yang tidak mendapat BLT dan PKH Kita beri beras premium. Untuk 2 orang kita beri 15 Kg, 3-4 orang dapat 20 Kg, 5-6 0rang 25 Kg, 7-8 orang 30 Kg, 9-10 orang 35 Kg, dan 10-11 40 Kg. Kita siapkan tahap pertama 300 ton. Total seluruhnya yang akan disalurkan selama tiga bulan untuk beras premium 900 ton,” papar bupati.

Bupati meminta mereka agar tidak usah khawatir karena bila nanti ada yang terlewat, pihaknya akan mendata kembali dan akan diberikan bantuan. (HM)