Dari Tisue Hingga Lem Tikus, Anggaran Rumah Tangga Kepala Daerah Kotamobagu Capai 3,2 Miliar di Tahun 2020

0
1719
Rumah Dinas Wakil Walikota Kotamobagu

DETOTABUAN, KOTAMOBAGU– Memiliki empat wilayah administratif kecamatan, dengan luas wilayah kurang lebih 68,06 km persegi dan penduduk dengan jumlah 128.000 jiwa, Kotamobagu merupakan kota kecil dengan APBD sebesar 700an Miliar Rupiah.

Ditengah pandemik Covid-19, banyak masyarakat yang mulai merasakan dampak. Harapan bantuan pemerintah pun sangat diharapkan. Keterlambatan bantuan memang membuat panik masyarakat yang diinstruksikan pemerintah agar tetap berada di rumah.

Belakangan, berseliwiran di media sosial tentang adanya pengadaan kendaraan dinas yang diperuntukkan buat tiga pimpinan DPRD Kotamobagu, yang jika ditotal, jumlahnya mencapai 1,9 miliar rupiah, dengan spesifikasi mobil SUV 2.400cc yang akan digunakan selama kurang lebih 5 tahun kedepan. Atau jika diuangkan dan dibagi 5 masing-masing pimpinan akan mendapat 126 juta pertahunnya.

Tentu saja itu merupakan hak mereka sebagai pejabat negara, namun tetap saja menuai protes dari berbagai kalangan, dengan alasan pengadaan terjadi ditengah wabah C19.

Namun fakta yang ada, pengadaan kendis 3 pimpinan DPRD ternyata sudah diusulkan dan disetujui sejak bulan Desember 2019, atau sebelum wabah Covid-19 melanda ibu pertiwi. Dan jadwal pengerjaannya sesuai LKPP, tertanggal bulan januari 2020.

Bagaimana dengan fasilitas untuk walikota dan wakil walikota Kotamobagu?, di tahun 2020 saja soal belanja rumah jabatan hingga operasional angkanya sangatlah fantastis. 3,23 Miliar Rupiah. Dan ini diluar anggaran makan minum.

Dari data yang berhasil dihimpun media ini, fasilitas yang diterima pimpinan daerah, dalam hal ini Walikota dan Wakilnya, dimulai dari nominal terendah, yaitu pengadaaan kompor gas senilai Rp. 980.000, baju olahraga senilai Rp. 20.000.000, baju dinas Rp. 42.650.000 hingga perawatan kendaraan dinas yang angkanya mencapai Rp. 480.000.000.

Tidak hanya itu, ternyata untuk sabun cuci piring, tisue dan lem tikus pun, semua dianggarkan dan diambil dari uang rakyat sebesar Rp. 91.706.000

Untuk memelihara rumah jabatan, pertahunnya pemkot menganggarkan Rp. 150.000.000 disetiap rumah dinas kepala daerah.Disisi lain, perlengkapan tempat tidur walikota dan wakilnya juga dianggarkan sebanyak Rp. 62.000.000.

Dengan anggaran yang sangat besar ini, masyarakat berharap agar pemerintah dapat mengalokasikannya ke hal yang lebih bermanfaat, seperti bantuan untuk masyarakat terdampak.

“Somoga kami bisa diperhatikan dengan adanya wabah ini. Kami berharap pemerintah dapat lebih memanfaatkan anggaran yang ada untuk membantu masyarakat, ” Ungkap salah satu masyarakat Mogolaing yang berprofesi penjual bakso keliling ini

Sementara ini, pemerintah tengah berupaya untuk secapatnya mengatasi wabah, khususnya yang ada di Kotamobagu. Hingga berita ini dipublis, total 8 kasus positif  korona dengan rincian 5 sembuh dan 3 sedang dalam masa isolasi.