Tindaklanjuti Usulan Pembangunan Stadion Gelora Ambang, Pj Wali Kota Asripan Nani Kunker ke Kemenpora RI

0
18

Detotabuan.com, KOTAMOBAGU – Menindaklanjuti proposal usulan pembangunan Stadion Gelora Ambang Kotamobagu pada bulan November tahun 2023 lalu, Pj. Wali Kota Kotamobagu, Dr. Drs. Hi. Asripan Nani., M.Si melakukan Kunjungan Kerja ke Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia di Jakarta, Jumat 21 Juni 2024.

Dalam Kunjungan Kerja tersebut, Pj. Wali Kota Kotamobagu diterima Asisten Deputi Tenaga dan Organisasi Keolahragaan, Agustin Rien Arianti pada Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga, Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, yang turut didampingi Analis kebijakan Ahli Madya Asdep Saspso, Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Bastaman.

Pada kesempatan itu, Pj. Wali Kota Asripan Nani menyampaikan bahwa rehabilitasi Stadion Gelora Ambang sudah sangat mendesak untuk diperbaiki.

“Karena banyak cabang olahraga yang sampai saat ini belum memiliki fasilitas yang memadai, sementara untuk rehabilitasi Stadion ini butuh anggaran sekitar 400 Milyar. Kalau hanya mengandalkan APBD kita rasanya sangat berat,” ungkap Pj. Wali Kota.

“Bila Stadion Gelora Ambang ini bisa kembali berfungsi maka akan mendorong lahirnya prestasi atlit daerah, baik di tingkat regional maupun nasional, selain itu dengan adanya Stadion ini, juga dapat menggerakkan ekonomi di daerah,” tambahnya.

Sementara itu, dari hasil pertemuan tersebut mendapat kesimpulan bahwa Pemerintah Kota Kotamobagu kembali diminta untuk melengkapi sejumlah data dukung dan juga diminta untuk melampirkan desain olahraga daerah, dengan menentukan Cabang olahraga unggulan yang ditetapkan melalui Peraturan Wali Kota atau Peraturan Daerah (Perda).

Turut hadir dalam pertemuan, Asisten 3 Pemerintah Kota Kotamobagu, Moch. Agung Adati., S.T., M.Si., serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah dilingkungan Pemerintah Daerah Kota Kotamobagu serta Staf Khusus Wali Kota Kotamobagu.

(Alfrieda Serang)

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.