Usai Pohon Trembesi Ditebang, Pohon Sirsak Solusi Penanaman Kembali

0
41

BOLMONG,DETOTABUAN.COM— Dianggap berbahaya bagi warga dan penguna jalan, pohon trembesi di ruas jalan Amurang Kotamobagu Doloduo (AKD) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) mulai ditebang.

Apalagi setiap musim penghujan dan angin kencang, pohon tersebut sangat rawan tumbang. Beberapa waktu lalu sempat memakan korban. “Sangat berbahaya bagi pengguna jalan,” ungkap sejumlah warga.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bolmong meminta pohon-pohon yang ditebang di beberapa ruas jalan dapat dilakukan penanaman kembali oleh Pemerintah Desa (Pemdes) setempat.

“Iya, pohon itu banyak fungsinya. Selain menyerap emisi karbondioksida, juga dapat menyejukkan pengguna jalan yang lewat. Maka dari itu, sejumlah pohon yang ditebang harus ditanam kemabali. Solusinya labih bagus pohon sirsak,” kata Kepala DLH Abdul Latif, Senin (23/11/2020).

Diakui, risiko yang bisa ditimbulkan oleh pohon-pohon tersebut jika tidak ditebang. Namun, manfaat pepohonan untuk lingkungan juga penting. “Disatu sisi membahayakan pengguna jalan karena sewaktu-waktu bisa saja roboh, namun di sisi lain manfaatnya untuk lingkungan juga ada,” bebernya.

Lanjutnya, jika sudah terlanjur ditebang semoga dari Pemdes setempat bisa berinisiatif melakukan penanaman kembali agar lingkungan bisa tetap terawat namun dengan pemilihan pohon yang nantinya tidak membahayakan masyarakat jika sudah tumbuh besar.

“Pohon sirsak dan mahoni bisa menjadi pilihan untuk ditanam. Karena, selain kokoh juga bisa memberikan dampak yang baik untuk pengguna jalan dan masyarakat nantinya,” jelsnya. (Ind)