Optimalisasi Bandara Internasional Kertajati, Herson Desak Pemrov Jabar Percepat Pembebasan Lahan Tol Cisumdawu

0
32

NASIONAL,DETOTABUAN.COM – Komisi V DPRRI Menggelar Kunjungan Kerja Spesifik, dalam rangka peninjauan Infrastruktur dan Transportasi pada masa pandemi Covid-19 ke Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Kamis (17/09/2020).

Kunjungan Kerja ini, mengagedakan pertemuan sekaligus peninjauan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) atau Bandara Kertajati, bersama dengan Kepala Dinas terkait Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Kabupaten Majalengka dan PT. BIJB, Ditjen Perhubungan Udara dan AP II, Ditjen Perhubungan Darat, Ditjen Bina Marga Kementrian PUPR, Kepala Badan Pengelola Jalan Tol dan PT Lintas Marga Sedaya.

Rombongan Komisi V DPR RI dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi V H. Andi Iwan Darmawan Aras, SE. MSi, bersama dengan 18 Anggota Komisi V.

Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, H. Herson Mayulu, SIP mengatakan bahwa sudah tepat satu bandara dibangun di Kabupaten Majalengka, sebagaimana bandara Kertajati ini.

“Ketika Jakarta dinilai tidak mampu lagi maka pilihannya adalah Bandara Kertajati,” ujar Herson.

Hanya Kapoksi PDI Perjuangan di Komisi V ini mensinyalir persoalan pembebasan lahan untuk pembangunan tol Cisumdawu Cileunyi-Sumedang-Dawuan) yang menghubungkan Bandara Kertajati dengan Kota Bandung tersebut yang menjadi kendala.

Pria yang dikenal tegas ini bahkan berbicara cukup keras terkait hal ini.

“Pemerintah provinsi ada tidak ? pembebasan lahan belum tuntas, sementara hal ini merupakan syarat utama. Dimana mana pembebasan lahan itu harusnya sudah siap dan sudah diantisipasi,” ujar Herson.

Herson bahkan mendesak Kementrian PUPR, untuk mendorong Pemerintah Propinsi segera menuntaskan persoalan pembebasan lahan yang tak kunjung selesai hingga hari ini.

Sementara, berkaitan dengan Embarkasi Haji, Kementerian Agama RI juga diingatkan oleh mantan Bupati Bolaang Mongondow Selatan 2 periode itu.

“Jika tol bandara Kertajati ini sudah rampung, Jakarta harusnya ditutup, jangan ada lagi penerbangan ke Mekkah. Semua terfokus di Kertajati, dengan demikian prospek perkembangannya akan bagus,” urainya.

Ia kemudian menyatakan bahwa Komisi V akan berjuang membantu terlaksananya pembangunan infrastruktur besar ini, namun semua terpulang juga kepada Pemerintah Propinsi terutama berkaitan dengan penanganan pembebasan lahan.

Jika dilihat dari segi keterwakilan anggota DPR RI, masing-masing pasti akan berjuang untuk Daerah Pemilihannya, sentil Herson.

“Logikanya jika Bandara Kertajati ini dipacu, saya juga harus meminta agar bandara Sam Ratulangi Manado juga dipacu, namun semua ini merupakan tanggung jawab kita bersama,” terangnya.

Sebab itu kata Herson, Pemerintah Propinsi Jawa Barat juga harus benar benar all out dalam melaksanakan pembebasan lahan in. “Selain itu, Peran swasta juga perlu didorong,” pungkasnya.

(MediaCenterH2M)