Sulut akan Jadi Tuan Rumah Pameran Kain Daerah Tahun 2018

0
116

SULUT,DETOTABUAN.COM – Guna mematangkan persiapan even nasional ‘Pameran Bersama Kain Daerah 2018’, Dinas Kebudayaan (Disbud) Provinsi Sulut, menggelar rapat koordinasi (Rakor) bersama pihak terkait, yang dilaksanakan di Swissbell Hotel Manado, Jumat (9/11/18).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Wakil Gubernur yang diwakili Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Sulut Ferry R.J Sangian.

Menurut Sangian, pameran ini menjadi bagian perwujudan visi OD-SK, dalam mengupayakan Sulut menjadi salah satu destinasi pariwisata unggulan di Indonesia.

Selain itu kata dia, kegiatan ini merupakan salah satu upaya pelestarian budaya lokal yang sasarannya untuk memotivasi seluruh masyarakat Indonesia, terlebih generasi muda untuk lebih mengenal dan mencintai kain daerah.

“Melalui kegiatan ini, kita akan memperkenalkan produk lokal unggulan Bumi Nyiur Melambai terutama kain daerah, seperti kain tradisional Bentenan, Pinawetengan, dan Koffo,” terang Sangian.

Lebih lanjut Sangain mengungkapkan, bahwa kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan Hari Museum ini akan melibatkan pengrajin, produsen, dan penggiat kain tenun tradisional khas daerah baik swasta maupun instansi pemerintah di seluruh Indonesia.

“Even pameran kain daerah skala nasional yang pertama kali digelar di Sulut ini akan memamerkan kain tenun tradisional seperti batik, songket dan sebagainya yang berasal dari seluruh provinsi di Indonesia ditambah 15 Kabupaten/Kota se Sulawesi Utara,” terangnya lagi.

Sekedar informasi, Even akan berlangsung mulai tanggal 26 sampai 30 November 2018 di Atrium Mantos 3. Nantinya akan menampilkan proses pembuatan kain tenun batik, fashion show dan informasi edukatif mengenai sejarah dan nilai-nilai kearifan lokal pada kain tenun tersebut.

Pantauan awak media, kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Asosiasi Museum Daerah (AMIDA) Dra. Ivonne Silangen Lombok, Kadis Perindag sekaligus Sekretaris Dekranasda Sulut Ir. Jenny Karouw, Creative Director COFO Indonesia Sam Pantouw, jajaran pejabat Dinas Kebudayaan Prov Sulut dan turut diikuti para Kadis dan perwakilan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan kabupaten/kota dan penggiat batik se Sulawesi Utara. (**)