Deklarasi Jejaring Panca Mandala, Pemkab Bolmong Canangkan Kampung Sadar Pancasila

0
53
JPM Totabuan Bolmong bersama Penjabat Bupati Ir Limi Mokodompit MM. (Foto: istimewa).

BOLMONG, DETOTABUAN.COM – Pada Deklarasi Jejaring Panca Mandala (JPM) se-Sulut yang digelar di gedung Mapalus Kantor Gubernur Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Kamis, (14/7/2022).

Penjabat Bupati Bolmong Ir Limi Mokodompit MM, hadir bersama dengan kepala daerah se-Sulut, ini dalam rangka membumikan Pancasila di bumi nyiur melambai. Diprakarsai oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) pusat.

Persepahaman dilakukan bersama Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila, Prof Yudian Wahyudi serta Gubernur Olly Dondokambey yang ikut menandatangani Nota Kesepakatan.

Pada kesempatan itu, JPM Totabuan kabupaten Bolmong turut mendeklarasikan dengan program mencanangkan kampung sadar Pancasila.

Ketua JPM Totabuan Bolmong Cris Kamasaan mengungkapkan telah merencanakan program untuk membumikan pemahaman tentang ideologi Pancasila kepada masyarakat akan mencanangkan kampung sadar Pancasila di Bolmong.

“Kami akan membuat program tersebut dengan mengambil satu desa sebagai pilot projek di Bolmong dan Sulut pada umumnya,” katanya.

Dalam rencana program JPM Totabuan Bolmong, kata Kamasaan desa yang dijadikan percontohan adalah desa Mopuya, kecamatan Dumoga Utara.

” Disana sangat heterogen kehidupan beragama, bahkan hanya di Mopuya rumah ibadah saling berdampingan hanya dibatasi oleh tembok,” ungkap Kamasaan.

Kampung sadar Pancasila itu, akan dicanangkan oleh JPM Totabuan Bolmong tepatnya pada HUT kabupaten Bolmong tanggal 23 Maret tahun 2023 mendatang.

” Mudah – mudahan usulan program kami masuk dalam APBD induk ditahun berjalan,” harap Kamasaan.

Penjabat Bupati Bolmong Ir Limi Mokodompit MM memberikan dukungan dan suport atas program tersebut.

” Saya selaku penjabat Bupati Bolmong akan mendukung program tersebut sebab itu bagian memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang Pancasila. Dan ini untuk membumikan Pancasila di Bolmong,” kata dia.

Selain itu, jika bicara tentang toleransi beragama di Bolmong sangat menghargai itu , hal ini dibuktikan di desa Mopuya rumah ibadah saling berdekatan.

” Masjid, gereja dan pura hanya dibatasi dengan pagar, artinya satu – satunya daerah di Sulut bahkan di Indonesia hanya di Bolmong yang rumah ibadahnya saling berdekatan,” ungkap Bupati.

Sambil menegaskan, Pancasila sebagai dasar negara dan Pancasila juga merupakan pemersatu dari semua keberagaman di tanah air ini.

Dalam sambutan Gubernur Olly Dondokambey dalam menyampaikan, Penandatangan Nota Kesepahaman ini sebuah upaya tepat antisipasi tantangan dan isu-isu negatif terhadap eksistensi Pancasila.

Pancasila sudah menjadi dasar negara, harus dipahami dan terus diimplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

“Dengan demikian, tujuan Pancasila yang terkandung dalam UUD 1945 alinea ke-4, sepenuhnya dapat diwujudnyatakan sebagai capaian akhir terhadap amanat tersebut,” tegas Olly.

Memperhatikan perkembangan teknologi dan kecepatan informasi saat ini, kata gubernur, telah tercipta fenomena kehidupan yang mempengaruhi pemikiran masyarakat, sikap perilaku, gaya hidup.
Bahkan terjadi pengikisan pemahaman masyarakat Indonesia terhadap nilai-nilai Pancasila itu.

Lanjut dikatakan, hadirnya JPM, yang terdiri dari unsur-unsur pendukung, baik Pemerintah, Dunia Usaha, Dunia Pendidikan, Media dan Organisasi, menjadi khalayak yang harus didukung sepenuhnya,” kata Gubernur Olly.

Sebagai pemangku kebijakan di wilayah ini, lanjut Olly, kita harus mampu mewujudkan tujuan dari pembentukan JPM sebagai komitmen bersama untuk menjaga eksistensi Pancasila sebagai Ideologi Negara.

Selain itu juga meningkatkan peran masyarakat terhadap upaya-upaya Pembinaan Ideologi Pancasila.

“Untuk itu, mari kita berkolaborasi dengan senantiasa memegang teguh komitmen terhadap daya dan upaya mempertahankan kedaulatan bangsa dan negara melalui pemahaman dan pengamalan Pancasila yang nyata di tengah kehidupan masyarakat Indonesia dan Sulawesi Utara,” ungkapnya.

Kiranya semua mampu mengoptimalkan kerjasama yang telah disepakati sebagai tanggungjawab bersama, terus dan tetap bergandengan tangan agar Pancasila tetap hidup dan menjadi pedoman dasar seluruh rakyat Indonesia.

“Deklarasi JPM di daerah Nyiur Melambai ini akan mampu menjadi bagian konkrit dalam mendukung seluruh program pembangunan daerah menuju Sulut maju dan sejahtera, serta berkontribusi terhadap pembangunan nasional menuju Indonesia Maju,” pungkasnya.(Yono/*).

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.