Bupati Bolmong Hadiri Pembukaan Pekan Kerja Nyata Revolusi Mental di Manado

0
90

ADVERTORIAL – Bupati Bolmong, Dra. Hj Yasti Soepredjo Mokoagow, Jumat (26/10) kemarin, menghadiri pembukaan Pekan Kerja Nyata Revolusi Mental (PKN-Revmen) yang dilaksanakan di Lapangan Wolter Robert Monginsidi, Manado, Sulawesi Utara.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia (Menko PMK) Puan Maharani.

Dalam sambutannya. Puan mengatakan bahwa implementasi agenda ini, sebagai upaya strategis memajukan bangsa dan negara.

Gubernur Sulut, Olly Dondokambey saat menyampaikan sambutan atas nama tuan rumah.

“Gerakan nasional ini pada intinya adalah sebuah gerakan menjebol penghambat kemajuan dan membangun peradaban yang memajukan bangsa dan negara,” kata Menko Puan.

Ia berharap, pemerintah dapat mewujudkan praktek pembangunan budaya berkemajuan tersebut melalui pelayanan publik yang lebih baik yaitu berupa pelayanan yang tepat waktu, pelayanan yang tepat informasi, pelayanan yang jelas biayanya, pelayanan yang jelas prosedurnya, pelayanan tanpa pungli serta pelayanan yang memudahkan dan nyaman.

Menteri Koordinator (Menko) Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Republik Indonesia, Puan Maharani, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo, serta Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Syafruddin bersama gubernur memukul celempung, sebagai pertanda kegiatan resmi dibuka.

Sementara itu, Gubernur Sulut selaku tuan rumah PKN-Revmen 2018, menyambut hangat seluruh tamu undangan yang datang dari seluruh Indonesia.

Menteri Koordinator (Menko) Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Republik Indonesia, Puan Maharani, Gubernur Sulut Olly Dondokambey bersama jajaran pejabat di sulut menari poco-poco.

“Selamat bakudapa, selamat datang di Bumi Nyiur Melambai kepada tamu undangan dari seluruh pelosok nusantara. Kehadiran bapak dan ibu sekalian bagi kami merupakan wujud dukungan dan apresiasi atas suksesnya agenda ini,” kata Olly.

Olly mengungkapkan, spirit revolusi mental nampak dalam kehidupan masyarakat Sulut yang hingga saat ini terus berjalan dengan rukun dan damai serta harmonis, meskipun masyarakatnya sangat majemuk, baik dari sisi etnis, religi, budaya, dan adat istiadat.

“Suasana kondusif ini adalah buah dari tingginya kesadaran masyarakat untuk selalu hidup berdampingan satu dengan yang lain dalam kerukunan dan kedamaian,” ucap Olly.

Menurut Olly, hal ini dibuktikan dengan beberapa indikator seperti Kebahagiaan Masyarakat Sulut mencapai 73,03 atau tertinggi ketiga secara nasional kemudian oleh Setara Institute dan Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP), Manado ditetapkan sebagai Kota Paling Toleran se-Indonesia.

Usai pembukaan PKN-Revmen, Menko Puan, Gubernur Olly dan rombongan menari poco-poco bersama ribuan peserta, yang dilanjutkan dengan peninjauan Pameran Inovasi Layanan Publik yang diikuti oleh 100 stand pameran dari Kementerian/Lembaga, Provinsi, Kabupaten/Kota, untuk mempresentasikan perubahan pelayanan sebagai implementasi Revolusi Mental.

Sementara pada malam harinya, kegiatan tersebut kemudian dilanjutkan dengan Gala Dinner dan Rembuk Nasional Gerakan Indonesia Bersatu yang dilangsungkan di Hotel Peninsula Manado, Sabtu (27/10/18).

Bupati Boomong bersama 3 menteri makan malam bersama.

Kesempatan tersebut dimanfaatkan oleh Bupati Bolmong Dra Hj Yasti Soepredjo Mokoagow, untuk membicarakan beberapa hal penting terkait peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Bolmong.

“Kami terus berupaya bagaimana agar Pemerintah Pusat menjadikan Kabupaten Bolmong, sebagai salah satu prioritas dalam pembangunan dan peningkatan kesejateraan, ini yang kami sampaikan dalam pertemuan bersama Tiga Menteri,” kata Bupati.

Diketahui, Tiga Menteri yang sempat ditemui Bupati, diantaranya Menteri Koordinator (Menko) Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Republik Indonesia, Puan Maharani, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo, serta Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Syafruddin.

(ADVE/Tio)