Penelitian DLH Boltim, Sungai Buyat Tercemar Bakteri Fecal Coliform

0
38
Sungai Buyat Boltim yang tercemar. (Foto : Ist)

BOLTIM,DETOTABUAN.COM – Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bolaang Mongondow Timur (Boltim), menunjukkan bahwa air yang ada sungai Buyat, tidak lagi memenuhi syarat untuk dimanfaatkan secara langsung, karena terkontaminasi bakteri fecal coliform.

“Pengujian terhadap sampel air yang diambil pada bulan Oktober menunjukkan bahwa konsentrasi bakteri fecal coliform antara 1700 – 17000 jml/100 ml. Padahal baku mutunya hanya 100 jml/100 ml agar aman digunakan sebagai air baku air minum,” ujar Sjukri Tawil, Kadis DLH Boltim melalui press release yang dikirimkan ke media ini.

Menurut Sjukri, Bakteri fecal coliforms ini, merupakan bagian dari kelompok bakteri coliform yang terdapat secara spesifik dalam saluran usus dan feses manusia maupun hewan berdarah panas (warm-blooded animals). Keberadaan bakteri ini menunjukkan adanya bakteri patogen lain, misalnya, Shigella, yang dapat menyebabkan diare hingga muntaber.

“Namun dampaknya terhadap kesehatan penduduk Buyat tidak signifikan karena penduduk Buyat tidak menggunakan air sungai Buyat sebagai sumber air minum,” kata Sjukri Tawil.

Saat ini lanjutnya, sumber utama air minum penduduk Buyat berasal dari mata air lotung, mata air Bukaka, dan air sumur yang ada di rumah masing-masing penduduk. Hampir tidak ada lagi yang menggunakan air sungai Buyat sebagai sumber air minum.

“Adapun untuk pemanfaatan yang lain, seperti mandi, pembudidayaan ikan air tawar & peternakan, atau mengairi tanaman, masih dimungkinkan karena konsentrasi zat-zat pencemarnya hanya sedikit berada di atas baku mutu (tercemar ringan),” jelas Sjukri Tawil.

Berikut Hasil penelitian DLH Boltim : 

(*/Tio)