TPP Puluhan PNS Bolmong Terancam Hangus

0
221
(Foto: istimewa)

BOLMONG,DETOTABUAN.COM— Tambahan penghasilan pegawai (TPP) puluhan pegawai negeri sipil (PNS) di lingkup kerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolmong, terancam dipotong sebagian, bahkan bisa hingga 100 persen.

Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Bolmong telah selesai merekap daftar hadir di tiap instansi perangkat daerah, atas kehadiran pada upacara hari lahir Pancasila 1 Juni 2019 lalu, dan apel kerja perdana pasca libur dan curi Idulfitri, yang digelar pada Senin (10/6).

“Pada upacara hari lahir Pancasila 1 Juni lalu, ada 97 PNS yang tak hadir tanpa keterangan, sedangkan di apel kerja perdana, tercatat 79 PNS yang absen,” kata Kepala BKPP Bolmong, Umarudin Amba, Selasa (11/6).

Data ini menurutnya, diambil dari rangkuman daftar hadir yang ada di tiap instansi perangkat daerah, yang didata kembali totalnya. “Data diserahkan langsung ke Bupati Bolmong, atas pelaporan ke Sekretaris Daerah terlebih dahulu,” kata dia.

Diketahui, dari surat yang telah ditandatangani Sekretaris Daerah Tahlis Gallang yang ditujukan kepada Bupati Yasti Soepredjo Mokoagow tertera hasil pemantauan kehadiran pada dua kegiatan.

Sebelumnya, pada saat memimpin apel kerja perdana, Senin (10/6) lalu, di lantai 1 Kantor Bupati Bolmong, Bupati Yasti menegaskan soal sanksi khusus untuk PNS di lingkup Pemerintahannya yang tak ikut apel kerja perdana pasca libur Idulfitri.

“Sesuai dengan edaran yang telah diterima oleh masing-masing perangkat daerah beberapa minggu yang lalu, bagi ASN yang tidak mengikuti upacara hari lahir Pancasila tanggal 1 Juni 2019 lalu, dikenakan sanksi berupa pemotongan TPP sebesar 50 persen dan tidak mengikuti apel kerja hari ini (kemarin, red) sebesar 50 persen,” tegas dia.

Yasti kemudian meminta, Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Bolmong segera merekapitulasi para ASN yang tidak ikut upacara dan apel kerja. “Buatkan dalam bentuk Surat Keputusan Bupati Bolaang Mongondow,” ucapnya. (Ind)

Upacara Hari Lahir Pancasila, (1/6):

Jumlah ASN : 1.513 orang
Sakit : 17 orang
Izin : 10 orang
Cuti : 10 orang
Tanpa Keterangan: 97 orang

Apel Kerja Perdana (10/6):

Jumlah ASN : 2.262 orang
Sakit : 23 orang
Izin : 13 orang
Cuti : 11 orang
Piket : 157 orang
Tanpa Keterangan: 79 orang

Sumber BKPP Bolmong.