Antisipasi Virus Corona, Ini Imbauan Dinkes untuk RSUD dan Seluruh Puskesmas di Bolsel

0
113

BOLSEL,DETOTABUAN.COM – Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, baru baru ini mengumumkan, 2 Warga Negara Indonesia (WNI) yang positif terinfeksi Covis -19 (Coronavirus).

Untuk mengantisipasi penyebaran Virus tersebut, Pemkab Bolsel melalui Dinas Kesehatan, Selasa (03/03/2020) tadi, mengeluarkan surat edaran tentang waspada dini Virus Corona (Covis-2019), yang ditujukan kepada RSUD dan Puskesmas se-Bolsel.

Dalam surat edaran tersebut, Dinkes mengimbau RSUD dan Seluruh Puskesmas se Bolsel untuk melakukan deteksi, pencegahan, respon dan antisipasi munculnya kasus dengan gejala Pneunomia berat dengan etiologi tak jelas.

Selanjutnya, Jika ada temuan kasus, agar dilakukan tata laksana, isolasi dan dilaporkan secara berjenjang, jika ditemukan kelompok atau kluster diharapkan rumah sakit maupun puskesmas melakukan investigasi dan penanggulangan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Untuk mencegah penularan dan penyebaran Virus Corona agar tidak meluas dan menjadi kejadian luar biasa, agar memantau perkembangan kasus kasus Pneunomoa berat melalui media mainstream dan media online untuk dapat melakukan langkah langkah yang diperlukan,” kata Kepala Dinkes Bolsel dr. Sadli Mokodongan, dalam.surat edaean tersebut.

Selain itu, RSUD dan Puskesmas juga diminta melakukan edukasi kepada masyarakat melalui kegiatan Posyandu, minlok dan kegiatan lainnya tentang, perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), dengan lebih sering mencuci tangan dengan menggunakan sabun (Alcohol Based Hand Rub Hand Sanitcer) dan mengkonsumsi makanan sehat agar lebih meningkatkan daya tahan tubuh.

“Ingatkan masyarakat untuk melindungi diri dan lingkungan dengan mamakai masker dan mengurangi interaksi dengan seseorang yang mengalami gejala Influenza serta menjaga kebersihan lingkungan,” terangnya.

Sementara, untuk masyarakat yang mengalami gejala demam, flu, batuk, sesak nafas untuk segera memeriksakan diri ke Puskesmas atau di RS terdekat, tetap tenang dan tidak panik.

Dinkes juga memohon kerjasama untuk pelaksanaan kegiatan, pencegahan dan kewaspadaan dini.

(Tio)

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.