Hadiri Pencanangan Vaksinasi Covid -19, Herson Ingatkan Masyarakat untuk Tidak Percaya Informasi – informasi Hoax

0
28

BOLSEL,DETOTABUAN – Anggota komisi V DPR RI H. Herson Mayulu, SIP, menghadiri forum pencanangan vaksinasi Covid-19 Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), yang dilaksanakan di lapangan futsal Molibagu, Senin (01/02/2021).

Dalam kesempatan itu, H. Herson Mayulu, mengucapkan rasa syukur karena terhitung hari ini, Bolsel sudah mulai melaksanakan vaksinasi.

“Alhamdulillah karena hari ini vaksinasi di Bolsel sudah dimulai, saya juga berharap semua dapat menyebarluaskan kepada masyarakat. Hari ini bupati, Wabup dan saya tidak divaksin itu karena saya sudah di atas 60 tahun dan ada penyakit bawaan, juga bupati bersama Wabup itu saat di scraning tekanan darah naik makanya belum bisa divaksin, tapi kalau sudah normal pasti akan divaksin,” ujar Herson.

Dirinya juga berharap, agar tidak mempercayai berita-berita yang beredar dimana setelah divaksin akan meninggal.

“Ada berita-berita hoax yang beredar begitu divaksin empat jam kemudian meninggal, jadi itu tidak benar, presiden Jokowi saja sudah 2 kali divaksin, dan saat ini baik-baik saja,” ungkapnya.

Pun, dirinya mengatakan Sampai saat ini di Bolaang Mongondow Selatan penyebaran Virus Covid -19 masih dapat dikatakan aman, juga jika ada warga yang meninggal dunia karena terindikasi Covid 19, warga diminta jangan panik dan terprovokasi, sehingga terjadi petugas kesehatan dipukul oleh masyarakat seperti yang terjadi didaerah lain.

“Berkenaan dengan Vaksin yang digunakan saat ini, sudah tergolong aman dan halal karena sudah mendapat legalitas dari badan POM dan MUI, jadi tidak perlu takut untuk divaksin, sebenarnya saya juga sangat ingin divaksin, tapi tidak bisa lagi karena tadi sudah diatas umur 60 tahun dan ada penyakit bawaan,” jelas Om Oku sapaan akrabnya.

Lebih lanjut, Politisi PDIP ini mengatakan bahwa khusus pengadaan vaksin Covid-19, pemerintah telah menyiapkan anggaran sekitar 70 Triliun.

“Khusus vaksin covid ini pemerintah telah menyiapkan dana sekitar 70 trilyun, Pemda sampai Pemerintah Desa juga turut menyiapkan dana covid, termasuk TNI/ Polri, karena itu diharapkan pemda dan stekholder lainnya mengelolahnya dengan baik,” tutup Mayulu.

Ia juga mengingatkan, bahwa jangan sampai ditemukan ASN, aparat TNI/POLRI yang tidak memberi penjelasan yang tidak jelas dan bahkan cenderung menakuti rakyat, sehingga menghindar untuk di Vaksin, serta meminta masyarakat agar tetap menjaga iman dalam arti berserah diri kepada kuasa Tuhan, tetap aman dalam artian memakai masker yang benar, menjaga jarak atau kerumunan dan menjaga imunitas diri dengan mengkonsumsi makanan yang bergizi.

“Khusus penerapan menjaga jarak dan jangan berkerumun, diminta agar setiap camat memperhatikan pelaksanan hajatan masyarakat, dimana pelaksanaannya agar tetap menjaga jarak dan jangan terjadi kerumunan, contoh Festival Tulude yang biasa dilaksanakan setiap Tahun, untuk Tahun ini tidak dilakanakan mengingat, akan terjadi kerumunan dalam acara ini,” pungkasnya.

Turut hadir Bupati H. Iskandar Kamaru, Spt dan wakil Bupati Deddy Abdul Hamid, unsur Forkopimda, Kajabcari Dumoga Evans Sinulingga, Ketua DPRD Ariffin Olii, Ketua TP PKK/Ketua PMI Ny. Selpian Kamaru-Manoppo, pimpinan BSG Molibagu, Sekda Marzanzius Arvan Ohy SSTP, para Asisten Sekda, pimpinan PD, Camat dan sangadi se Kabupaten Bolsel.

(**/Tio)

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.