Gubernur Sebut Sektor Pertanian Topang Perekonomian Sulut di Masa Pandemi

0
20

MANADO,DETOTABUAN.COM – Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey didampingi Ketua TP. PKK Prov. Sulut Ir. Rita Dondokambey Tamuntuan menghadiri kegiatan Puncak Dies Natalis Fakultas Pertanian Universitas Samratulangi Manado di ruang Auditorium Unsrat, Senin (31/5/21).

Dalam laporan Dekan Fakultas Pertanian Unsrat Prof. Ir. Robert Molenaar, MS, Phd. menjelaskan tentang program konsorsium Riset dan inovasi Covid-19 yang dibuat oleh Fakultas Pertanian Unsrat berupa Desinfektan dari asap cair tempurung kelapa dan minyak cengkih sebagai anti Covid-19 dan sekaligus menjelaskan Prestasi yang dimiliki Fakultas Pertanian Unsrat.

Dilanjutkan harapan Rektor Unsrat Prof. Dr. Ir. Ellen Joan Kumaat Msc, DEA agar Fakultas Pertanian semakin maju dan hebat, dimana lulusan semakin berperan di tengah masyarakat bahkan dapat menciptakan lapangan kerja demi semakin terwujudnya bangsa yang kuat.

“Universitas Sam Ratulangi telah mengambil langkah melalui penyesuaian kurikulum pendidikan tinggi untuk menghasilkan pembelajaran yang baik dengan mengintegrasikan hard skill dan soft skill secara berimbang,” tuturnya.

Dalam kesempatan Rektor Unsrat juga menyampaikan rasa bangganya kepada Menteri Pertanian, Gubernur Serta Ketua TP. PKK yang adalah juga Ketua IKA Unsrat/ IKA Faperta yang senantiasa mendukung Kepentingan Unsrat.

Sementara itu, Gubernur dalam sambutannya, atas nama pemerintah Provinsi Sulut mengucapkan selamat merayakan Dies Natalis Yang ke 61 Fakultas Pertanian Unsrat serta mengapresiasi penandatangan MOU dan PKS Rektor Unsrat dan 4 Kepala daerah di Sulawesi Utara.

“Kita tau persis dalam situasi Pandemi ini, sektor pertanian menopang pertumbuhan ekonomi yang ada di Provinsi Sulut, pertumbuhan ekonomi di Sulut bertumbuh 1,87% di semester pertama dan di semester ke empat terakhir kita masih mines 3,4% dalam peningkatan dari semester pertama sampai skrng ini hampir 6% sampai kita bisa mencapai positif pertumbuhan ekonominya dan semuanya itu 23% di sumbangkan dari pertanian yang ada di Provinsi Sulut,” ungkapnya.

“Tentunya ini sangat membanggakan dari 10 Provinsi yang pertumbuhan ekonominya positif Sulawesi Utara berada di rangking ke 5 dan pertumbuhan ekonomi kita merata di 15 kabupaten kota,” sambungnya.

Pemprov Sulut, dalam program kerja RPJMD di tahun 2021 sampai tahun 2026 nanti menargetkan untuk meningkatkan infrastruktur pertanian serta memperbaiki Irigasi. Pemprov Sulut juga telah mempersiapkan perda Irigasi guna menunjang program pertanian di Prov. Sulut.

Gubernur juga berharap kedepan Faperta Unsrat semakin mantap dalam memberi kontribusi terhadap pelaksanaan Visi Pembangunan Daerah, selain itu menciptakan SDM unggul dan berkualitas.

Acara dilanjutkan dengan penandatanganan kesepakatan bersama di bid. Pertanian dengan para kelompok tani dan 4 kepala daerah yang disaksikan langsung oleh Gubernur Prov. Sulut, Rektor Unsrat, dan Dekan Faperta.

Setelah melakukan penandatanganan, Gubernur beserta tamu undangan langsung menuju tempat pelepasan ekspor kemoditas pertanian Prov. Sulut senilai Rp 78,7 Milyar.

Hadir dalam acara ini Kementerian, para Bupati dan Wakil Bupati, serta para pejabat terkait lainnya di lingkup Pemprov. Sulut. (Infotorial/DT)

 

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.