Firasat Ajak Masyarakat Poigar I “Berjihad” Cari Pemimpin Terbaik

0
168

POIGAR,DETOTABUAN.COM – Tahapan Pemilihan Sangadi (Kepala Desa.red) Poigar I, telah bergulir, saat ini panitia pilsang sedang melakukan proses verifikasi berkas para bakal calon (Bacalon).

Terkait hal itu, salah satu tokoh masyarakat Poigar I, Firasat Mokodompit, SE, memberikan beberapa wejangan kepada masyarakat, berkaitan dengan Pemilihan Sangadi yang akan dilakukan secara serentak Rabu, 02 Februari 2022 mendatang.

“Kontestasi Pilsang ini, sama dengan Festifal Monuntul semua dengan sukacita menanti malam Lailatul Kadar, semua gagasan, ide, program dicurahkan untuk mencari sosok pemimpin yang amanah, serta takaran takaran keburukannya paling sedikit,” ujar Kak Fir sapaan akrab Staf Khusus Gubernur Bidang UMKM itu.

Menurutnya tidak bisa dinafikan, bahwa setiap manusia bahkan calon pemimpin pasti memiliki plus – minusnya dan itu hal yang manusiawi.

“Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan, Bila kita tidak memberi kesempatan orang baik menjadi pemimpin, maka orang-orang jahat yang akan mengisinya,” sebutnya.

Sebab itu, Firasat mengajak kesadaran kolektif masyarakat, untuk “Berjihad”, berjihad yang ia maksudkan adalah dengan menegakan kebenaran, untuk mencari pemimpin terbaik dari yang Baik.

Kesadaran inilah yang harus dibangun, agar rakyat miliki persepsi yang sama, untuk memberi kesempatan pada mereka yang miliki sikap ketulusan dan kejujuran, dalam tata kelola pemerintahan dan mengayomi.

“Karena mata, telinga dan pikiran kita ini bisa merasakan seperti apa seorang pemimpin, evaluasi itu penting dimiliki setiap Rakyat pemilih agar tidak menyesal moyapu kon dodop (Mengelus Dada) 6 tahun karena salah memilih pemimpin,” ujarnya lagi.

Pun demikian kata dia, Rasullah S.A.W juga telah mengajarkan kepada kita tentang memilih Khalifah atau pemimpin, dimana pada suatu waktu ada seorang sahabat menyakan kepada Baginda Rasullulah perihal calon pemimpin yang semuanya adalah saudaranya, namun semuanya memiliki keburukan, saat itu Rasullulah menjawab dengan santun, wahai saudaraku pilihlah mereka yang sedikit keburukannya.

Meski demikian lanjut Kak Fir, semuanya dikembalikan lagi kepada rakyat karena kedaulatan tertinggi ada ditangan mereka, apalagi setiap masyarakat memiliki hak yang sama dalam memilih seorang pemimpin.

“Maka kita kembalikan kepada kesadaran kolektif, memilih terbaik dari yang baik dan itu sama dengan berjihad untuk Lipu Naton (Kampung kita) yang lebih baik, semoga Ridho Allah menyertai kita semua,” pungkasnya.

Diketahui, terdapat 3 kandidat yang mendaftarkan diri sebagai Bacalon Poigar I diantaranya Sangadi Petahana Rubianto Mokodongan, Linda Massie yang berlatar belakang Pengusaha dan salah satu tokoh Pemuda dan Keagamaan, Jihad Mamonto.

(Red)

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.