Detotabuan.com, Boltara — Komitmen Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara) dalam membangun budaya keselamatan kerja akhirnya membuahkan hasil. Bupati Boltara, Dr.Sirajudin Lasena, menerima penghargaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) tahun 2025 dari Gubernur Sulawesi Utara.
Penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas keberhasilan pemerintah daerah dalam membina dan mengimplementasikan program K3 secara konsisten, sekaligus menekan angka kecelakaan kerja di berbagai sektor.
Penghargaan diserahkan oleh perwakilan UPTD Balai Pengawasan Ketenagakerjaan dan Hiperkes Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulawesi Utara, Zakir Usup, SE, yang mewakili Gubernur Sulut, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE.
Bupati Sirajudin Lasena menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diberikan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. Ia menegaskan, capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen.
“Penghargaan ini bukan hanya untuk pemerintah daerah, tetapi juga untuk seluruh pihak yang telah berkomitmen menerapkan prinsip keselamatan dan kesehatan kerja di Bolaang Mongondow Utara,” ujarnya.
Ia menegaskan, penerapan K3 akan terus menjadi prioritas pemerintah daerah ke depan.
“Kami akan terus memperkuat pembinaan K3 di semua sektor. Keselamatan pekerja adalah prioritas, karena dari situlah lahir produktivitas dan kesejahteraan,” tegasnya.
Menurut Sirajudin, penghargaan ini menjadi dorongan untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan keselamatan kerja.
“Ini menjadi motivasi bagi kami untuk bekerja lebih baik lagi, memastikan setiap pekerja terlindungi dan setiap aktivitas kerja berjalan sesuai standar keselamatan,” pungkasnya.
Sementara itu, Zakir Usup menilai capaian Kabupaten Boltara menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam mengimplementasikan program K3 secara berkelanjutan.
“Pembinaan K3 di Boltara berjalan dengan baik dan konsisten. Ini bisa menjadi contoh bagi daerah lain di Sulawesi Utara,” ujarnya.






