Menjelang Ramadan 1447 H, Bupati Boltara Terima Prosesi Adat Mopohabaru

oleh -34 Dilihat
oplus_0

Detotabuan.com,Boltara -Menjelang datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara) menerima proses adat Mopohabaru sebagai bentuk penghormatan terhadap tradisi sekaligus peneguhan nilai religius masyarakat setempat.

 

Prosesi adat yang diinisiasi oleh Aliansi Lembaga Adat Boltara itu berlangsung di kediaman bupati di Desa Boroko, Kecamatan Kaidipang, Sabtu (14/02/2026).

 

Utusan adat dari berbagai desa hadir membawa kabar tradisi yang kemudian diterima langsung oleh Bupati Boltara, Dr.Sirajudin Lasena, yang tampil mengenakan busana adat.

 

Mopohabaru merupakan tradisi turun-temurun yang rutin dilaksanakan pemerintah daerah untuk menyambut Ramadan dan Syawal.

 

Dalam prosesi ini, para Sangadi (kepala desa) menyampaikan kabar adat terkait waktu pelaksanaan ibadah kepada pemerintah, sebagai simbol eratnya hubungan antara adat dan ajaran agama di daerah tersebut.

Baca Juga :  DPRD Bolmut Pertanyakan Kontribusi PLTU Binjeita terhadap PAD

 

Dalam sambutannya, Bupati Sirajudin menyampaikan apresiasi kepada Aliansi Lembaga Adat atas terselenggaranya upacara tersebut.

 

“Pemerintah daerah menerima dengan baik kabar yang telah disampaikan. Namun, penetapan awal Ramadan 1447 Hijriah di wilayah Boltar tetap akan mengikuti hasil sidang isbat yang dilaksanakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia bersama organisasi-organisasi Islam,” ujarnya.

 

Ia menambahkan, berbagai kegiatan ibadah seperti salat sunah tarawih dan tadarus di masjid-masjid akan dimulai setelah ada keputusan resmi dari sidang isbat.

 

“Pelaksanaannya menunggu ketetapan satu Ramadan. Setelah ditetapkan, barulah seluruh umat Muslim dapat memulai rangkaian ibadah,” jelasnya.

 

Bupati juga mengimbau para pemangku adat, perangkat parasangan, serta para camat agar segera menyosialisasikan informasi tersebut kepada masyarakat Muslim di seluruh wilayah Boltara, sembari menunggu keputusan pemerintah pusat.

Baca Juga :  Tokoh Pemuda Bolmut, Minta Pelaku Penikaman Warga Bolmut di Manado dihukum Berat

 

“Pada prinsipnya, pemerintah daerah telah menerima kabar dari para tokoh agama, masyarakat, dan adat dalam forum ini. Selanjutnya, kita akan bersama-sama mengikuti keputusan sidang isbat,” tegasnya.

 

 

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

No More Posts Available.

No more pages to load.