Detotabuan.com,BOLSEL – Peresmian Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Posigadan di Desa Pilolahunga, Kecamatan Posigadan, Sabtu (17/1/2026), menjadi penanda penting bagi penguatan infrastruktur energi di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel). Tak sekadar menambah titik layanan BBM, kehadiran SPBU ini diproyeksikan mampu menjadi motor baru penggerak ekonomi lokal.
Bupati Bolsel, H. Iskandar Kamaru SPt, MSi, yang hadir langsung dalam acara peresmian, menegaskan bahwa ketersediaan energi yang merata merupakan fondasi utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Menurutnya, akses BBM yang mudah dan terjangkau akan berdampak langsung pada produktivitas masyarakat, mulai dari sektor perikanan, pertanian, hingga pelaku usaha kecil.
“Saya mengucapkan selamat atas beroperasinya SPBU Posigadan. Ini bukan sekadar bangunan, tetapi bagian dari upaya besar menghadirkan layanan energi lebih dekat kepada masyarakat, khususnya di wilayah Posigadan dan sekitarnya,” ujar Bupati Iskandar dalam sambutannya.
Lebih jauh, orang nomor satu di Bolsel ini secara terbuka mengajak para pengusaha lokal untuk tidak ragu menanamkan modal di sektor strategis, salah satunya SPBU. Ia menilai, peluang usaha di bidang energi masih terbuka lebar, seiring dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat.
“Saya tantang pengusaha lokal untuk berani melihat potensi ini. Pemerintah daerah siap memfasilitasi sesuai kewenangan yang ada, agar investasi bisa tumbuh sehat dan berkelanjutan,” tegasnya.
Bupati Iskandar juga mengungkapkan komitmen Pemkab Bolsel dalam memperjuangkan kebutuhan energi bagi sektor produktif, terutama nelayan dan petani. Ke depan, pemerintah daerah akan berkoordinasi dengan Pertamina terkait pengaturan kuota dan distribusi BBM agar lebih tepat sasaran.
“Kami ingin memastikan BBM benar-benar mendukung aktivitas ekonomi masyarakat. Nelayan dan petani harus mendapatkan akses yang adil dan memadai,” tambahnya.
Saat ini, di Bolsel telah beroperasi dua SPBU, sementara satu lainnya masih dalam proses perizinan. Menurut Bupati Iskandar, kondisi ini mencerminkan iklim investasi yang mulai tumbuh, sekaligus menunjukkan meningkatnya kepercayaan pelaku usaha terhadap daerah.
“Kehadiran SPBU bukan hanya soal BBM. Ia membawa efek domino, UMKM tumbuh, mobilitas meningkat, dan perputaran ekonomi menjadi lebih hidup,” ungkapnya.
Sementara itu, Pengelola SPBU Posigadan yang diwakili oleh Wahyudin Kadullah SIP, MM, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah atas dukungan penuh sejak tahap perencanaan hingga penyelesaian perizinan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Bupati, Pak Wakil Bupati, dan seluruh jajaran Pemkab Bolsel yang telah mendampingi kami dari awal hingga SPBU ini bisa beroperasi secara legal dan aman,” ujarnya.
Ia menegaskan, keberadaan SPBU Posigadan diharapkan tidak hanya menjadi pusat pengisian BBM, tetapi juga membuka lapangan kerja baru dan menggerakkan ekonomi warga sekitar. “Kami memohon dukungan masyarakat agar SPBU ini dapat berjalan tertib, aman, dan memberi manfaat luas,” tambahnya.
(Tio)






