Gubernur Yulius Selvanus Bantu Kepulangan Penjaga Rakit Sangihe yang Ditemukan di Perairan Papua

oleh -134 Dilihat
oleh

Detotabuan.com,SULUT – Selama hampir satu setengah bulan, Charles Rompas (48) hidup di antara batas harapan dan keputusasaan. Penjaga rakit asal Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, itu terombang-ambing sendirian di laut lepas setelah tali rakit yang dijaganya putus dihantam gelombang tinggi.

Peristiwa nahas itu terjadi saat cuaca ekstrem melanda perairan Sangihe. Ombak besar membuat rakit tempat Charles bekerja terlepas dari tambatannya.

Dalam hitungan jam, arus laut membawa Charles semakin jauh meninggalkan perairan tempat ia biasa mencari nafkah. Tanpa alat navigasi memadai dan keterbatasan logistik, ia hanya bisa bertahan dengan naluri dan keyakinan bahwa ia harus hidup.

Hari berganti minggu, dan keberadaan Charles tak kunjung diketahui. Upaya pencarian sempat dilakukan, namun kondisi laut yang ganas membuat harapan semakin menipis. Di kampung halaman, keluarga Charles perlahan belajar pasrah. Doa menjadi satu-satunya pegangan di tengah ketidakpastian yang panjang.

Baca Juga :  Wawali Sachrudin: Kualitas Tenaga Pendidik Penentu Tumbuh Kembang Karakter Anak di Sekolah

Keajaiban akhirnya datang dari timur Indonesia. Charles ditemukan dalam keadaan selamat oleh sekelompok nelayan di wilayah perairan Papua. Tubuhnya lemah, namun semangat hidupnya tetap menyala. Temuan itu menjadi titik balik dari kisah yang nyaris berakhir tragis.

Kabar ditemukannya Charles segera sampai ke Sulawesi Utara. Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, merespons cepat. Pemerintah provinsi langsung memfasilitasi proses pemulangan Charles, mulai dari koordinasi lintas daerah hingga pengaturan transportasi dari Papua ke Manado.

“Ini soal kemanusiaan. Negara harus hadir,” demikian sikap yang ditegaskan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dalam menangani kepulangan Charles.

Pada Jumat pagi, 19 Desember 2025, Charles akhirnya menginjakkan kaki di Bandara Sam Ratulangi, Manado. Tangis haru pecah saat ia kembali ke pelukan keluarga. Natal tahun ini menjadi momen paling berharga—bukan sekadar perayaan, tetapi simbol kemenangan atas maut.

Baca Juga :  Gubernur Olly : Dibalik  Kesuksesan Suami Ada Peran Isteri disana

Keluarga Charles menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian Gubernur Yulius Selvanus dan jajaran pemerintah provinsi. Di tengah keterbatasan dan jarak yang jauh, bantuan pemerintah dinilai menjadi penentu utama kembalinya Charles dengan selamat.

Kisah Charles Rompas menjadi pengingat akan tingginya risiko yang dihadapi para pekerja sektor kelautan. Di balik hasil laut yang menopang ekonomi daerah, ada nyawa-nyawa yang setiap hari berhadapan dengan alam yang tak selalu ramah.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan perlindungan dan pelayanan kemanusiaan bagi seluruh warga, terutama mereka yang bekerja di sektor dengan risiko tinggi.

Bagi Charles dan keluarganya, kehadiran negara bukan sekadar kebijakan, melainkan harapan yang akhirnya pulang. (HK)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

No More Posts Available.

No more pages to load.