Detotabuan.com,SITARO – Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus menunjukkan respons cepat terhadap bencana banjir bandang yang melanda Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro).
Usai menyelesaikan rapat koordinasi penting bersama seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulut, Gubernur Yulius langsung bertolak menuju lokasi terdampak bencana, Selasa (6/1/2026).
Tanpa jeda waktu yang panjang, rombongan Gubernur bergerak dari Manado menuju Bandara Internasional Sam Ratulangi. Dengan menggunakan pesawat Susi Air, Gubernur beserta jajaran terbang menuju Pulau Siau pada pukul 14.30 Wita.
Langkah ini menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sulut untuk hadir langsung di tengah masyarakat saat menghadapi situasi darurat.
Setibanya di Pulau Siau, agenda utama Gubernur Yulius adalah melakukan peninjauan langsung ke sejumlah titik yang terdampak banjir bandang.
Lokasi-lokasi tersebut dilaporkan mengalami kerusakan cukup serius, mulai dari permukiman warga, fasilitas umum, hingga akses jalan yang terganggu akibat terjangan material banjir.
Tidak hanya meninjau kondisi lapangan, Gubernur Yulius juga dijadwalkan bertemu langsung dengan para korban terdampak. Dalam pertemuan itu, Gubernur ingin mendengar secara langsung keluhan warga, kebutuhan mendesak yang diperlukan, serta kondisi riil yang dihadapi masyarakat pascabencana.
“Saya ingin memastikan bahwa negara benar-benar hadir. Mendengar langsung suara masyarakat adalah hal penting agar kebijakan dan langkah yang diambil benar-benar sesuai dengan kebutuhan di lapangan,” ujar Gubernur Yulius dalam keterangannya.
Selain bertemu warga, Gubernur juga akan menerima laporan resmi terkait penanganan bencana dari Pemerintah Kabupaten Sitaro serta seluruh instansi yang terlibat dalam penanganan darurat.
Laporan tersebut mencakup progres evakuasi, distribusi bantuan logistik, layanan kesehatan, hingga kondisi infrastruktur pascabanjir bandang.
Kunjungan ini, kata Gubernur, memiliki tujuan yang jelas dan terukur. Pemerintah Provinsi Sulut ingin memastikan bahwa penanganan darurat berjalan cepat, tepat sasaran, dan terkoordinasi dengan baik antarinstansi.
Tak hanya fokus pada fase tanggap darurat, Gubernur juga menekankan pentingnya percepatan tahap pemulihan bagi daerah dan masyarakat terdampak.
“Keselamatan warga adalah prioritas utama. Setelah itu, kita harus bergerak cepat untuk pemulihan agar aktivitas masyarakat bisa kembali berjalan secara normal,” tegasnya.
Langkah cepat Gubernur Yulius ini mendapat perhatian luas, mengingat akses ke wilayah kepulauan tidak selalu mudah, terlebih dalam kondisi cuaca dan pascabencana.
Kehadiran langsung pimpinan daerah diharapkan dapat mempercepat pengambilan keputusan strategis sekaligus memberikan semangat dan dukungan moral bagi masyarakat Sitaro yang tengah menghadapi masa sulit. (HK)






