Detotabuan.com,MANADO – Setelah menuntaskan lawatan kemanusiaan ke Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling kembali ke Kota Manado pada Rabu (7/1/2026).
Kepulangan Gubernur berlangsung di Bandara Internasional Sam Ratulangi dan disambut langsung oleh sang istri, Ibu Anik Wandriani, bersama jajaran Pemerintah Provinsi Sulut.
Lawatan Gubernur ke Pulau Siau dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi masyarakat dan infrastruktur pascabencana banjir bandang yang melanda wilayah tersebut.
Kunjungan itu menjadi bagian dari upaya memastikan penanganan darurat dan pemulihan berjalan sesuai dengan kebutuhan nyata di lapangan.
Setibanya di Manado, Gubernur Yulius menyampaikan rasa syukur atas seluruh rangkaian perjalanan dan tugas kemanusiaan yang telah dilaksanakan.
Ia mengakui bahwa misi ke wilayah kepulauan tersebut penuh tantangan, namun tetap harus dijalani demi kepentingan masyarakat.
“Kami menantang maut demi rakyat kita. Puji Tuhan, semua terlaksana dengan baik,” ujar Gubernur Yulius saat tiba di bandara.
Tanpa berlama-lama, Gubernur langsung melanjutkan agenda kerja. Ia menggelar rapat terbatas bersama jajaran Pemprov Sulut di ruang VIP Bandara Pemprov Sulut.
Rapat tersebut membahas sejumlah rencana kerja strategis, termasuk persiapan kunjungan Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) yang dijadwalkan akan berkunjung ke Sulawesi Utara dalam waktu dekat.
Salah satu agenda utama yang dibahas dalam rapat tersebut adalah rencana kunjungan Wamendagri ke Pulau Siau pada Kamis (8/1/2026). Kunjungan ini direncanakan untuk meninjau langsung kondisi daerah terdampak banjir bandang sekaligus memastikan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam penanganan bencana.
Gubernur Yulius menegaskan bahwa koordinasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam menghadapi situasi darurat bencana, khususnya di wilayah kepulauan yang memiliki tantangan geografis tersendiri.
Ia meminta seluruh perangkat daerah terkait untuk menyiapkan data, laporan lapangan, serta langkah-langkah lanjutan yang akan dipaparkan kepada Wamendagri.
Menurutnya, kehadiran pemerintah pusat di lokasi terdampak sangat penting untuk mempercepat proses pemulihan, baik dari sisi infrastruktur, sosial, maupun ekonomi masyarakat.
Oleh karena itu, Pemprov Sulut berkomitmen memberikan dukungan penuh agar agenda kunjungan tersebut berjalan lancar dan tepat sasaran.
Kepulangan Gubernur Yulius ke Manado sekaligus menandai berakhirnya rangkaian kunjungan lapangan pascabencana di Pulau Siau.
Namun demikian, pemerintah provinsi memastikan bahwa perhatian terhadap masyarakat terdampak tidak berhenti pada kunjungan semata, melainkan terus berlanjut melalui program pemulihan dan pendampingan berkelanjutan.
Langkah cepat Gubernur, mulai dari turun langsung ke lokasi bencana hingga memimpin rapat strategis setibanya di Manado, menegaskan komitmen Pemprov Sulut untuk selalu hadir dan sigap dalam menghadapi situasi krisis demi keselamatan dan kesejahteraan masyarakat. (HK)






