Detotabuan.com,SITARO – Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Mayjen TNI (Purn) Yulius Selfanus menunjukkan respons cepat terhadap bencana banjir bandang yang melanda wilayah Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro).
Setelah menempuh penerbangan sekitar 45 menit dari Bandara Internasional Sam Ratulangi, Manado, Gubernur langsung bergerak menuju Pulau Siau untuk meninjau lokasi terdampak pada Selasa sore (6/1/2025).
Tanpa menunda waktu, Gubernur Yulius bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulut turun langsung ke Kelurahan Bahu, Kecamatan Siau Timur, salah satu titik yang mengalami kerusakan cukup parah akibat terjangan banjir bandang.
Kehadiran orang nomor satu di Sulut itu menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam memastikan negara hadir di tengah masyarakat saat bencana terjadi.
Di lokasi, Gubernur Yulius menyusuri area permukiman warga yang terdampak, memantau kondisi rumah-rumah yang rusak, serta meninjau infrastruktur publik yang mengalami kerusakan.
Beberapa ruas jalan dan saluran air tampak terdampak material lumpur dan bebatuan yang terbawa arus deras saat banjir melanda.
Tak hanya melakukan peninjauan visual, Gubernur juga berdialog langsung dengan warga setempat. Ia mendengarkan keluhan masyarakat terkait kebutuhan mendesak pascabencana, mulai dari logistik, layanan kesehatan, hingga perbaikan fasilitas umum.
Interaksi ini dinilai penting agar kebijakan dan langkah penanganan yang diambil benar-benar sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
“Kita ingin memastikan bahwa penanganan tanggap darurat berjalan dengan baik dan masyarakat terdampak mendapatkan bantuan yang dibutuhkan secepatnya,” ujar Gubernur Yulius di sela-sela kunjungan.
Menurutnya, penanganan bencana tidak hanya berhenti pada penyaluran bantuan darurat, tetapi juga harus diikuti dengan perencanaan pemulihan yang matang.
Oleh karena itu, pemerintah provinsi akan berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten serta instansi terkait untuk menyusun langkah rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.
Forkopimda Sulut yang turut hadir dalam kunjungan tersebut juga melakukan pemantauan dari sisi keamanan dan kesiapan aparat dalam mendukung proses evakuasi serta distribusi bantuan.
Sinergi lintas sektor dinilai menjadi kunci utama agar penanganan bencana dapat berjalan efektif dan terkoordinasi.
Warga setempat menyambut baik kehadiran Gubernur dan rombongan.
Mereka berharap perhatian langsung dari pemerintah provinsi dapat mempercepat proses pemulihan dan membantu masyarakat kembali beraktivitas secara normal.
Kunjungan ini menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sulut untuk hadir langsung di tengah masyarakat dalam situasi darurat, sekaligus memastikan bahwa setiap langkah penanganan bencana dilakukan berdasarkan kondisi nyata di lapangan, bukan hanya laporan di atas kertas. (HK)






