Ratusan Warga Gang Setia Unjuk Rasa Di Kantor Bupati Asahan Tuntut Tembok Sekolah Maitreyawira Yang Halangi Akses Jalan Dibongkar

oleh -73 Dilihat
oplus_1024

Detotabuan.com, Asahan.

Meskipun dalam kondisi hujan, atusan massa gang Setia Kelurahan Tebing Kisaran, Kecamatan Kota Kisaran Barat tetap melakukan unjuk rasa di kantor Bupati Asahan, Selasa (16/12).

Kedatangan para pengunjuk rasa karena pihak Pemkab Asahan melalui Sat Pol PP Ashaan belum membongkar tembok yang dibangun oleh yayasan pendidikan Maitreyawira karena telah menutup akses jalan gang Setia tersebut.

“Pihak yayasan sekolah Maitreyawira Kisaran dengan tegas dan tanpa alasan / dasar hukum yang jelas telah nekat untuk menutup akses jalan gang Setia Kisaran dengan cara menemboknya,” jelas Dian Marwah selaku koordinator aksi.

Dirinya berharap kepada pihak Pemkab Asahan agar dapat memulihkan kembali fungsi akses jalan umum gang Setia tersebut.

Baca Juga :  Mewakili Bupati, Sekda Asahan Hadiri Tabligh Akbar PC NU

“Karena hal itu telah tertuang di dalam surat rekomendasi nomor 01/KOM-C/ DPRD-AS/V/2025 tentang perlindungan penertiban aset prasarana umum yang belum tercatat,” ucapnya.

Dian Marwah bersama ratusan peserta unjuk rasa tersebut mendesak kepada Pemkab Asahan melalui Sat Pol PP Ashaan untuk kesekian kalinya agar dapat menindak tegas Yayasan sekolah Maitreyawira Kisaran tersebut.

“Karena pihak Yayasan telah berulang kali mengabaikan peringatan 1, 2 dan 3 yang diberikan oleh Pemkab Asahan. Diharapkan juga agar secepatnya membongkar tembok yang menghalangi akses jalan gang Setia,” tegasnya.

Masih menurut mereka, kedatangan para pengunjuk rasa untuk menagih janji yang pernah diucapkan Wakil Bupati Asahan untuk membongkar tembok yayasan sekolah Maitreyawira Kisaran bersama / melalui Sat Pol PP Ashaan.

Baca Juga :  Bupati Asahan Terima Audensi HMI Cabang Kisaran - Asahan

Setelah menyampaikan aspirasinya, akhirnya Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Asahan, Drs Zainal Arifin Sinaga, M.H langsung menemui para pengunjuk rasa.

“Aspirasi ini akan kami bahas bersama pimpinan, jadi, beri kami satu Minggu untuk mencari solusi dan jawaban terkait persoalan tersebut,” jelasnya.

Berdasarkan pantauan, sempat terjadi aksi dorong antara pengunjuk rasa dengan personil Sat Pol PP Asahan tersebut.

(ded)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

No More Posts Available.

No more pages to load.