Gubernur Yulius Lantik Putra BMR Salman Mokoginta Jadi Kadis Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulut

oleh -39 Dilihat
oleh

Detotabuan.com,SULUT – Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, memberikan kado spesial bagi masyarakat Bolaang Mongondow Raya (BMR).

Tepat pada Jumat (13/3/2026), Gubernur resmi melantik salah satu putra terbaik BMR, Salman Mokoginta, S.St.Pi., M.Si., sebagai Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sulut.

​Langkah ini dinilai sebagai bukti konkret kepedulian Gubernur Yulius terhadap keterwakilan birokrat asal tanah Totabuan dalam jajaran pemerintahan provinsi.

Salman, yang merupakan putra asli Desa Poigar, Kabupaten Bolmong, bukanlah sosok sembarangan. Ia adalah “impor” dari pusat yang memiliki rekam jejak mentereng di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI.

Birokrat Karir Berprestasi

Sebelum dipercaya memimpin DKP Sulut, ia merupakan pejabat karier di lingkungan Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan pada Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia.

Baca Juga :  Tak Lagi Ditenggelamkan, Gubernur YSK 'Sulap' Kapal Rampasan Jadi Mesin Ekonomi Nelayan Sulut

Di lembaga tersebut, Salman tercatat pernah menduduki sejumlah posisi strategis. Ia pernah menjabat sebagai Kepala Pangkalan PSDKP Tual Maluku, kemudian memimpin Pangkalan PSDKP Batam, serta PSDKP Benoa Bali.

Terbaru, pada awal 2026 ia menyelesaikan tugas di Direktorat Penanganan Pelanggaran sebelum akhirnya menerima amanah baru di Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.

Dalam perjalanan kariernya, Salman banyak berkecimpung dalam upaya pengawasan sumber daya kelautan, termasuk penegakan hukum terhadap pelanggaran perikanan seperti praktik Illegal, Unreported, and Unregulated (IUU) Fishing.

Selain itu, ia juga aktif dalam penguatan implementasi Port State Measures Agreement (PSMA), yang menjadi salah satu instrumen internasional untuk mencegah masuknya hasil tangkapan ikan ilegal ke dalam rantai perdagangan global.

Baca Juga :  KUA–PPAS 2026 Disepakati: Pemprov dan DPRD Sulut Teguhkan Arah Kebijakan dan Prioritas Pembangunan Daerah

Latar Belakang Pendidikan yang Mentereng

Dari sisi akademik, Salman memiliki latar belakang pendidikan yang relevan dengan bidang yang digelutinya.

Ia menyelesaikan pendidikan sarjana di bidang perikanan dengan gelar S.St.Pi., kemudian melanjutkan pendidikan magister (M.Si.).

Saat ini, ia juga tengah menempuh pendidikan doktoral pada Program Doktor Ilmu Lingkungan di Universitas Udayana.

Pesan ‘Menohok’ Gubernur

Dalam prosesi pelantikan, Gubernur Yulius memberikan wejangan yang cukup tegas. Ia mengingatkan Salman dan pejabat lainnya untuk bekerja tanpa harus terus-menerus diawasi.

​”Ini berkat dan berkah bagi pejabat yang baru dilantik. Nanti dalam bekerja, jangan mau dimandori. Tidak perlu harus diawasi atau dinilai, kerja saja berikan yang terbaik,” ujar Gubernur Yulius dengan tegas.

​Gubernur juga menekankan pentingnya nilai spiritualitas. Ia menganalogikan pemeliharaan Tuhan terhadap alam semesta sebagai landasan dalam melayani masyarakat.

Baca Juga :  Gubernur Yulius Serukan Penguatan Vokasi pada Penutupan SMK Expo 2025

“Burung di udara tidak menanam, tetapi selalu diberi makan oleh Tuhan. Karena itu, saya meminta kepada para pejabat untuk selalu melibatkan Tuhan dalam setiap langkah,” tambahnya.

Penyegaran Birokrasi

Selain melantik Salman Mokoginta sebagai Kepala DKP, dalam agenda yang sama Gubernur juga melantik Jerry Kanalung sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setda Provinsi Sulut.

​Kehadiran Salman Mokoginta di jajaran eselon II Pemprov Sulut diharapkan mampu membawa angin segar bagi nelayan dan sektor kelautan, sekaligus membuktikan bahwa putra BMR memiliki daya saing tinggi untuk menduduki posisi strategis di tingkat provinsi.

(Tio)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

No More Posts Available.

No more pages to load.