Sejumlah Warga Dusun 4 Desa Tanjung Alam Keluhkan Aroma Tak Sedap Dari Kandang Bebek Beserta Tempat Pemotongan Milik D Simbolon

oleh -17 Dilihat

Detotabuan.com, Asahan.

Sejumlah warga di Dusun 4 Desa Tanjung Alam, Kecamatan Sei Dadap, Kabupaten Asahan mengeluhkan bau / aroma menyengat yang berasal dari kandang bebek milik salah seorang warga setempat bernama D Simbolon.

Pasalnya, warga setempat mengaku jika keberadaan kandang tersebut dinilai sangat mengganggu kenyamanan dan kesehatan warga sekitar.

Menurut warga, selain menampung ratusan bebek dalam dan diduga tidak terkelola secara higienis, pihak pemilik juga melakukan pemotongan langsung.

“Akibat tidak dikelola secara higienis oleh pemiliknya, masalah penyebaran aroma / bau dari hewan ternak dan limbah pemotongan bebek tersebut harus kami rasakan setiap saat,” jelas sejumlah warga yang identitasnya minta dirahasiakan saat dikonfirmasi, Senin (12/1).

Baca Juga :  Pemkot Kotamobagu Kembali Salurkan Bantuan ke Masyarakat Terdampak Bencana di Bolsel

Saat musim penghujan tiba, lanjut mereka, genangan air mempercepat penyebaran bau yang menyengat hingga ke rumah warga akibat pemilik kandang membuang limbah pemotongan bebek.

“Selain itu, saat tidak hujan, baunya tetap saja menyengat kali bang. Udara di lingkungan kami menjadi pengap sampai bikin sesak napas,” katanya

Masih menurut mereka, selain tidak betah untuk berada di rumah, warga di sekitar lokasi kandang bebek tersebut juga tidak selera untuk makan maupun beristirahat.

Mereka mengaku jika persoalan terkait keluhan aroma tidak sedap yang dihasilkan dari kandang maupun tempat pemotongan bebek tersebut sebelumnya sudah disampaikan kepada pihak Desa, namun belum terlihat adanya penanganan atau solusi dari pemerintah setempat.

Baca Juga :  Krayon Band Rilis Single Perdana “Bintang di Hatiku”

“Kami berharap agar pemerintah Desa bersama dinas terkait segera turun tangan untuk menertibkan kandang tersebut demi menjaga kenyamanan, kebersihan lingkungan, dan kesehatan warga disini,” harap mereka.

Sementara itu, D Simbolon selaku pemilik kandang dan tempat pemotongan bebek belum dapat dikonfirmasi terkait hal tersebut.

Terpisah, Kepala Desa Tanjung Alam, Lasmi sama sekali belum memberikan pernyataan resmi terkait keluhan yang berkembang di tengah masyarakat Dusun 4 tersebut.

(D3D)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

No More Posts Available.

No more pages to load.