Detotabuan.com, Asahan.
Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPD PDI Perjuangan) Provinsi Sumatera Utara melaksanakan pendidikan/orientasi politik dan fit and proper test dan pelatihan kepemimpinan calon Ketua PAC Perjuangan se-Kabupaten Asahan di kantor Sekretariat DPC PDI-Perjuangan Kabupaten Asahan, Minggu (8/3/2026).
Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Sumatera Utara melalui Sekretaris DPD dan juga sebagai Wakil Ketua DPRD Sumut, Dr Soetarto M.SI menjelaskan kegiatan ini merupakan arahan dan instruksi dari Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarno Putri.
“Pendidikan orientasi politik ini merupakan langkah penting dalam mencetak calon pemimpin PAC di Kabupaten Asahan yang berkualitas. Melalui fit and proper test ini, diharapkan lahir kader-kader yang mampu memperkuat soliditas dan kinerja partai hingga tingkat Kecamatan,” jelasnya.
Dirinya menjelaskan pada Pemilu sebelumnya DPC PDI-Perjuangan berhasil menjadi salah satu partai pemenang di Kabupaten Asahan dengan meraih sebanyak 8 kursi di DPRD Asahan.
Oleh karena itu, lanjut Dr Soetarto,dengan kerja keras dan soliditas partai, diharapkan pada Pemilu tahun 2029 mendatang, perolehan kursi tersebut dapat meningkat, atau setidaknya mampu dipertahankan.
“Untuk pemilu yang akan datang, saya berharap PDI-Perjuangan bisa mendapatkan kursi lebih banyak lagi. Kalau pun tidak, minimal kita mampu mempertahankan 8 kursi ini karena itu merupakan tugas yang sangat berat,” ujar Soetarto.
Soetarto menyebutkan jumlah peserta yang mengikuti tahapan konsolidasi calon Ketua PAC PDI Perjuangan Kabupaten Asahan sangat antusias.
“Hal ini membuktikan militansi kader partai tetap solid untuk melakukan kerja-kerja kerakyatan bersama PDI Perjuangan,” ucapnya.
Ketua DPC PDI-Perjuangan Kabupaten Asahan, Rosmansyah STP menyampaikan peserta yang mengikuti kegiatan fit and proper test tersebut berjumlah 158 orang/peserta.
“Adapun peserta yang mengikuti kegiatan ini merupakan kader-kader terbaik PDI-Perjuangan Kabupaten Asahan,” katanya.
Kegiatan fit and proper test ini, lanjut Rosmansyah, merupakan salah satu tahapan konsolidasi partai dalam rangka pembentukan struktur PAC yang baru sesuai dengan instruksi DPP Partai yang mekanismenya tertuang dalam peraturan Partai nomor 01 Tahun 2025.
“Untuk itu, para kader PDI-Perjuangan nantinya mampu membawa partai berlambang banteng moncong putih ini meraih hasil lebih baik pada Pemilu tahun 2029 mendatang,” katanya.
Dirinya percaya bahwa orang-orang / peserta yang mengikuti fit and proper test ini adalah para kader yang mampu membawa PDI-Perjuangan Kabupaten Asahan menuju 2029 lebih baik.
Rosmansyah juga menegaskan, proses pemilihan calon Ketua PAC dilakukan secara objektif tanpa unsur suka atau tidak suka, melainkan murni berdasarkan kualitas dan kelayakan kader.
“Pemilihan ini semuanya murni karena kualitas dan kepantasan. Yang terpilih adalah orang yang benar-benar tepat,” tegasnya.
Menurutnya, seluruh kader partai harus dapat bekerja lebih keras untuk menghadapi Pemilu 2029 mendatang dengan menunjukkan loyalitas, integritas, dan kepercayaan kepada masyarakat.
“Tunjukkan loyalitas PDI-Perjuangan bahwa kita memiliki integritas dan dipercaya masyarakat, karena kepercayaan itu sangat berat,” kata Rosmansyah yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Asahan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris DPD PDI-Perjuangan Sumatera Utara beserta pengurus, sejumlah anggota DPRD Sumut, 8 anggota DPRD Asahan dari Fraksi PDI-Perjuangan, serta seluruh pengurus dan kader PAC PDI-Perjuangan Kabupaten Asahan.
(ded)






