Rubah Paradigma Pengelolaan Dandes, PDPM Bolsel Gelar Dialog

0
29

BOLSEL,DETOTABUAN.COM – Dilatar belakangi keinginan untuk merubah paradigma tentang pengelolaan dana desa (Dandes), Pimpinan Daerah Muhamadiyah (PDPM) Bolsel menggelar dialog yang dilaksanakan di Kedai Kampoeng Bolango, Desa Popodu, Kecamatan Bolaang Uki, Kamis (17/10/2019).

Bertindak sebagai pemateri, Tenaga Ahli Pembangunan Partisipatif Widdy Mokoginta, S.Sos, Kepala Dinas PMD Bolsel Ekafrie H Van Gobel, S.STP serta Ketua Pemuda Muhammadiyah Bolsel, Delfian Giputra Thanta.

Ketua PDPM Bolsel, Delfian Giputra Thanta mengungkapkan, tujuan dilakukannya dialog ini, karena PDPM melihat saat ini sebagian besar Dandes hanya dipakai untuk pembangunan fisik dari pada pengembangan sumber daya.

“Ini merupakan pekerjaan rumah bagi semua untuk merumuskan bagaimana persentase penggunaan dana desa lebih difokuskan kepada Pemberdayaan Masyarakat,” ujar Eping, sapaan akrabnya.

Senada diungkapkan Widdy Mokoginta, menurutnya, Dana Desa harus dimanfaatkan untuk pemberdayaan masyarakat.

“Ini membutuhkan political will dari kepala desa dan BPD untuk memprioritaskan dana desa ini, walaupun ini juga harus diimbangi oleh SDM di desa, mulai saja, jangan takut dan berikan kepercayaan kepada bumdes, namun tetap sesuai regulasi,” kata Widdy.

Sementara itu, Kadis PMD Ekafrie H Van Gobel SSTP, menyampaikan bahwa instasinya hanya sebagai pengarah, namun yang bertindak sebagai eksekutor adalah kepala desa.

“PMD juga melakukan komitmen inovasi dengan desa-desa agar semua desa bisa menciptakan inovasi-inovasi didesa, dan kami akan terus mengawal dalam evaluasi anggaran nanti,” ungkapnya.

Diakhir kegiatan, diadakan penandatanganan Surat Kesepakatan antara Kepala Dinas,Tenaga ahli, Kepala Desa dan PDPM.

(Tio)

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.