Keikutsertaan Generasi Milenial di Pilsang, Ini Tanggapan 2 Tokoh Pemuda Kotamobagu

0
124

DETOTABUAN,KOTAMOBAGU-Akhir tahun 2021 mendatang, Kota Kotamobagu akan melaksanakan hajatan pemilihan sangadi (pilsang) di 15 desa yang tersebar di 3 Kecamatan yang ada di kota Jasa ini.

Pembahasan teknis pelaksaan sudah mulai dilakukan oleh dinas-dinas terkait sedari sekarang.

Hajatan ini ternyata mengundang minat dari banyak kalangan, salah satunya generasi milenial, yang santer terdengar berminat untuk ikut bertarung.

Salah satu tokoh pemuda yang juga wakil ketua DPRD kotamobagu, Syarif Mokodongan, mendukung keterlibatan pemuda dalam ajang seperti ini. Dirinya mengatakan, konsep-konsep dan program pemuda saat ini sangat dibutuhkan.

“Konsep dan program yang kita gunakan saat ini, kebanyakan adalah sodoran dari generasi milenial. Mulai dari keterlibatan dari pusat hingga daerah. Jadi tidak ada salahnya, jika generasi ini ikut andil dalam pembangunan desa di Kotamobagu,” Jelas Syarif Mokodongan yang akrab di sapa SJM

Tokoh pemuda lainnya yang merupakan aleg Kotamobagu 2 periode Anugrah Begie Ch Gobel, juga mendukung keterlibatan generasi milenial di pilsang mendatang. Menurutnya, kucuran dana pusat dan pemerintah daerah untuk desa harus dilaksanakan dengan baik disuatu desa, pemerintah daerah meminta harus ada produk unggulan dari suatu desa.

“Seandainya ada anak muda yang terpilih jadi sangadi tentunya saya punya keyakinan akan ada terobosan baru dari anak muda, dan akan bermunculan produk unggulan dari desa-desa,” Harap aleg PAN ini

Menurutnya, kaum milenial memiliki ide-ide segar dan inofatif dan tidak terpatron pada kebiasaan lama.

“Generasi diatas milenial sudah terformat dengan kebiasaan yang lama, dan menjadi belenggu terhadap kreatifitas baru. Keterlibatan milenial harus kita suport tentunya. Ketika ada yang muncul dari anak-anak muda harus kira respon, dorong dan apresiasi, ” Pungkas Gobel

Reza Ramadhan, salah satu generasi milenial yang rencananya akan ikut serta dalam pertarungan pilsang desa Kopandakan I, kecamatan Kotamobagu Selatan, kepada media ini, menjelaskan jika memang dari dirinya sendiri sudah menyiapkan format yang tidak lazim untuk desanya jika ikut dan terpilih.

Menurutnya, penting adanya keterwakilan generasi milenial dalam pemilihan sangadi, dan bukan sekedar ikut serta. Namun harus menawarkan program yang pro dengan pembangunan desa dan kesejahteraan masyarakat.

“Tentunya, kami memiliki tawaran program untuk masyarakat dan desa kedepan. Di era ini banyak kalangan milenial hanya menjadi pelaku dibalik layar. Sekarang mungkin saatnya milenial terjun langsung dengan konsep-konsep yang dimiliki,” Jelas mantan penyiar radio ternama di Kotamobagu ini