Haji Sarkawi Sebut Pembangunan Rusun Ponpes Miftahul Khoir Adalah Bukti Kerja Nyata H2M

0
57

BOLTIM,DETOTABUAN.COM – Progres pembangunan rumah susun (Rusun) santri Pondok Pesantren (Ponpes) Miftahul Khoir, Tebuireng VII Buyat, di Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur sudah 95 persen.

Artinya tak lama lagi, Rusun berbanderol 4,7 Miliar yang merupakan hasil perjuangan Anggota Komisi V DPR RI Dapil Sulut Hi. Herson Mayulu, SIP bisa segera dimanfaatkan masyarakat.

Terkait hal itu, salah satu tokoh masyarakat Boltim yang juga merupakan Ketua Yayasan Miftahul Khoir Tebuireng VII Buyat Hi. Sarkawi Modeong, menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Haji Herson Mayulu, SIP.

“Atas nama masyarakat Buyat Bersatu, serta pengurus, dan orang tua santri Ponpes Miftahul Khoir, Tebuireng VII Buyat, saya menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Pak Haji Herson Mayulu, SIP yang telah nemperjuangkan anggaran pembangunan rumah susun bagi santri ini,” ujarnya, saat dihubungi awak media, Rabu (19/1/2022).

Pada kesempatan itu, Haji Sarkawi juga sedikit menceritakan, sejarah pembangunan Ponpes yang dipimpinnya itu.

“Jadi waktu Pak Herson Mayulu reses di Boltim, saya dipanggil beliau dan diminta membuat proposal untuk pembangunan rusun bagi santri Ponpes Miftahul Khoir untuk beliau perjuangkan di pusat,” kata Sarkawi mengisahkan.

Selanjutnya kata dia, bersama pengurus Ponpes lainnya, dirinya membuat proposal dan diserahkan ke Pak Haji Herson Mayulu, SIP.

“Kami buat proposal sesuai permintaan Pak H2M kemudian oleh Bupati Sehan Landjar diberikan rekom. Alhamdullilah hasilnya seperti saat ini, bangunan sudah hampir selesai,” ungkapnya.

Haji Sarkawi juga mengungkapkan rasa syukur dan ucapan terima kasihnya kepada Haji Herson Mayulu, menurutnya tanpa Pak Herson, mustahil anggaran miliaran ini bisa sampai ke Boltim.

“Alhamdullilah, sangat bersyukur dan tidak akan melupakan apa yang telah diperjuangkan Pak Herson Mayulu bagi kami masyarakat Buyat Bersatu,” tandasnya.

(***)

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.