Hadiri Peletakan Batu Program KOTAKU, Bupati Bolsel Sebut Ini Semua Berkat Perjuangan H2M

0
150

BOLSEL,DETOTABUAN.COM – Bupati Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) Hi. Iskandar Kamaru S.Pt didamping Sekda Marzanzius Arvan Ohy, S.STP, menghadiri acara peletakan batu pertama program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU), di Desa Ilomata, Kecamatan Pinolosian, Kamis (27/8/2020) tadi.

Dalam sambutannya, Bupati mengapresiasi langkah pemerintah pusat dalam hal ini, Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR, yang telah mengeluarkan program strategis dalam menuntaskan kawasan tanpa kumuh di Indonesia.

“Karena program ini sangat membantu daerah, dalam menuntaskan persoalan pemukiman Kumuh,” terangnya.

Pada kesempatan itu, Kamaru juga memberikan apresiasi kepada anggota DPR RI Dapil Sulawesi Utara, Hi. Herson Mayulu, SIP. Sebab, hadirnya program KOTAKU di Bolsel ini kata dia, tak lepas dari perjuangan mantan Bupati Bolsel dua periode itu.

“Program ini merupakan aspirasi dari Bapak Haji Herson Mayulu S.IP, yang saat ini duduk di DPR RI. Untuk itu kita patut memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada beliau,” ucapnya.

Kegiatan yang dirangkaikan dengan penyerahan bantuan sosial (Bansos) Covid-19 dan Bagi bagi Masker tersebut, turut dihadiri para Asisten, pimpinan OPD, Camat, serta sejumlah Kepala Desa.

Untuk diketahui, Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) adalah satu dari sejumlah upaya strategis Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk mempercepat penanganan permukiman kumuh di Indonesia dan mendukung “Gerakan 100-0-100”, yaitu 100 persen akses universal air minum, 0 persen permukiman kumuh, dan 100 persen akses sanitasi layak.

Arah kebijakan pembangunan Dirjen Cipta Karya adalah membangun sistem, memfasilitasi pemerintah daerah, dan memfasilitasi komunitas (berbasis komunitas). Program Kotaku akan menangani kumuh dengan membangun platform kolaborasi melalui peningkatan peran pemerintah daerah dan partisipasi masyarakat.

(Adve/Tio)

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.