Soal Penutupan Sementara RSUD Bolmut, Komisi I : Harusnya Pemda Cari Solusi Agar Pelayanan Tetap Jalan

0
52

BOLMUT,DETOTABUAN.COM – Anggota Komisi I DPRD bolmut Husen yahya Suit Pontoh, mempertanyakan keputusan pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Bolmut menutup sementara Pelayanan RSUD, pasca salah satu tenaga medis terkonfirmasi Positif Covid-19.

Pasalnya kata Pontoh, penutupan sementara pelayanan RSUD harus melalui kajian matang serta kesepakatan bersama antara semua pihak bukan dilakukan secara sepihak.

“Yang saya pertanyakan, apakah ke 38 tenaga medis yang di isolasi mandiri ini sudah keluar hasil swabnya atau minimal Rapid antigennya, sampai sampai sudah tidak ada pelayanan sama sekali di RSUD Bolmut, ini yang harus di perjelas, karena penutupan RSUD itu harus ada kajian dan kesepakatan bersama antara dinas terkait dan Pemda,” sebut Politisi PPP itu.

Lanjutnya, apabila memang ada tenaga medis yang kontak fisik dengan pasien yang terkonfirmasi, bisa di rapid atau di Swab dulu.

“Kan ada yang Swab 24 jam hasilnya langsung di ketahui kalau ada yang ketahuan hasilnya non rektif besok lusanya kan bisa mulai beraktifitas seperti biasnya, jangan langsung di isolasi massal seperti ini, bisa lumpuh pelayanan RSUD, kasian masyarakat yang mau berobat,” sesalnya.

Pontoh mengungkapkan, kalaupun memang ke 38 tenaga medis itu terkonfirmasi positif, maka Pemda Bolmut harusnya segera mencarikan solusi agar pelayanan tetap jalan.

“Kan pelayanan bisa tetap ada dengan cara menganti tenaga medis yang di isolasi dengan tenaga Tenga medis di UPTD Puskesmas, agar supaya pelayanan tetap jalan,” tutupnya.

Sebelumnya, pada Selasa (12/01/2021 kemarin, Kepala Bagian Humas RSUD Bolmut Nur Damula, SKM.M.Kes mengumumkan penutupan sementara RSUD Bolmut.

Pasalnya kata dia, dari hasil swab test pihak RSUD, ditemukan 1 tenaga kesehatan terkonfirmasi positif Covid-19.

“Penutupan RSUD ini sifatnya darurat, meskipun demikian, penutupan total hanya untuk ruang Gawat Darurat (UGD) dan ruangan rawat inap. Dan kami pihak RSUD akan segera mengambil tindakan untuk melakukan disinfektan dikedua ruangan tersebut,” ujar Nur.

Saat ini, kedua ruangan sudah resmi ditutup, sementara  pelayanan hanya diperuntukkan bagi pasien di dalam yang sedang menjalani rawat inap.

“38 Nakes RSUD Bolmut yang telah dilakukan swab sejak dua hari lalu. Karena sebelumnya sudah ada salah satu tenaga dokter yang merawat pasien positif Covid-19¬† terkonfirmasi positif, keputusan ini merupakan salah satu upaya untuk memutuskan penularan Virus,” pungkasnya. (Min)