Detotabuan.com, Boltara — Bupati Sirajudin Lasena mengukuhkan Pengurus Unit Pengumpul Zakat (UPZ) tingkat kecamatan se-Kabupaten Bolaang Mongondow Utara untuk masa bhakti 2026–2031.
Pengukuhan yang digelar di Aula Lantai III Kantor Bupati, Rabu (18/02/2026), menjadi momentum penguatan peran zakat dalam mendorong kesejahteraan masyarakat.
Sebelumnya, para pengurus UPZ dilantik oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Iswan Syaban. Struktur baru ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas penghimpunan sekaligus memastikan penyaluran zakat lebih tepat sasaran.
UPZ merupakan unit yang dibentuk oleh Badan Amil Zakat Nasional bersama BAZNAS provinsi dan kabupaten/kota guna membantu proses pengumpulan, pendistribusian, serta pendayagunaan zakat dan infak secara terarah dan berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Bupati Sirajudin menyampaikan apresiasi kepada jajaran BAZNAS Boltara atas kontribusinya dalam mendukung program pemerintah daerah, terutama di bidang sosial dan keagamaan.
“Terima kasih kepada ketua dan pengurus BAZNAS yang selama ini telah banyak membantu pemerintah daerah. Selamat kepada para pengurus UPZ yang baru dikukuhkan. Jabatan ini adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya.
Bupati menekankan bahwa integritas dan profesionalitas merupakan fondasi utama dalam mengelola dana umat. Ia meminta pengurus UPZ membangun tata kelola yang tertib secara administrasi serta mengedepankan transparansi.
“Jaga kepercayaan masyarakat melalui pengelolaan yang profesional dan terbuka. Dengan begitu, potensi zakat dapat dihimpun secara optimal,” tegasnya.
Sirajudin juga mengingatkan agar pengelolaan zakat tidak hanya berorientasi pada bantuan konsumtif, tetapi mampu menghadirkan program pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan.
“Zakat tidak boleh hanya habis untuk kebutuhan jangka pendek. Kita harus mengarahkannya pada program-program yang mampu meningkatkan kemandirian masyarakat,” katanya.
Selain penguatan kelembagaan,kata Bupati UPZ harus aktif melakukan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat agar kepercayaan terhadap lembaga resmi semakin meningkat.
“Potensi zakat sangat besar. Jika dikelola dengan baik, manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh penerima, tetapi juga memperkuat kesejahteraan bersama,” tambah Bupati.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Boltara Moh. Aditya Pontoh, jajaran asisten bidang pemerintahan dan kesejahteraan rakyat, pimpinan organisasi perangkat daerah, para camat, serta pengurus UPZ kecamatan yang baru dikukuhkan.






