21 Unit Jalan Usaha Tani Bakal Dibangun di Boltim

0
764
Ilustrasi

BOLTIM,DETOTABUAN.COM – Guna melancarkan akses ke kantong-kantong produksi pertanian, Pemerintah Kabupaten Boltim berencana membangun setidaknya 21 unit Jalan Usaha Tani di lima kecamatan pada tahun 2016 ini.

Hal ini sebagaimana dikatakan Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Diaspertanak) Boltim melalui kepala seksi Pengawasan Sarana Produksi Pertanian, Zulkifly Lahay.

” Ada 21 paket jalan usaha tani yang akan dibangun, ini tersebar dilima kecamatan, hal ini untuk memudahkan akses ke kantong-kantong produksi pertanian bisa terbuka. Petani dengan mudah membawa hasil pertaniannya sehingga bisa meningkatkan taraf hidup mereka ” ujarnya, Rabu (23/3) tadi.

Meski demikian kata Lahay, Tahun ini belum ada anggaran untuk pembangunan irigasi persawahan. Namun akan dibangun sumber air. “Namun ada sekitar 15 paket untuk pembangunan dam parit, embung dan irigasi permukaan. Semuanya berasal dari Dana Alokasi Khusus,” kata dia lagi.

Diketahui, dalam kurun waktu lima tahun terakhir pemkabb berhasil membangun 111 kilometer jalan usaha tani dan 39 paket saluran irigasi tersier.

“Ini diluar jalan dan irigasi yang dibangun Dinas PU. Distanak hanya membangun irigasi tersier. Irigasi yang kita bangun sudah mengairi 1.638 hektar sawah dari 1.768 sawah di Boltim,” bebernya.

Sementara untuk target lima tahun kedepan, Distanak menargetkan minimal 250 kilometer jalan usaha tani.

“Jalan dan irigasi ini diluar yang dibangun melalui APBN. Tahun lalu kita dapat 1.514 meter irigasi, tahun ini kemungkinan akan dapat sama dari APBN,” bebernya.

Boltim pun mendapatkan bantuan cetak sawah baru seluas 115 hektar yang rencananya akn dibangun di Desa Motongkad, Nuangan dan Molobog.

“Anggarannya sekitar Rp 1,8 miliar. Setiap hektar ada Rp 16 juta. Kita kerjasama dengan TNI, mereka yang akan bangun. Petani tinggal terima. Sekarang sudah tahap kajian analisis lingkungan. Mungkin mulai dikerjakan bulan depan,” tukasnya. (*/Trb)

 

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.