Kawal Ketat Pleno Rekapitulasi Suara Pemilu 2024, Ketua Bawaslu Kotamobagu Pastikan Berjalan Sesuai Prosedur

0
28

Detotabuan.com, KOTAMOBAGU – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Kotamobagu menghadiri dan mengawal langsung proses pleno rekapitulasi suara Pemilu 2024, yang digelar oleh KPU Kota Kotamobagu, sejak Jumat 1 Maret 2024 kemarin.

Kepada awak media, Ketua Bawaslu Kota Kotamobagu Yunita Mokodompit S.Sos mengatakan, kalau hal tersebut dilakukan sebagai bagian dari tugas Bawaslu, untuk mengawasi setiap tahapan dalam Pemilu 2024.

“Pleno Rekapitulasi Perhitungan Suara ini merupakan bagian dari tahapan Pemilu 2024, yang memang wajib kami awasi dan kawal hingga selesai,” ungkap Yunita.

Dirinya menambahkan, kalau proses pengawalan rekapitulasi suara pemilu 2024 tersebut sudah berjalan sejak dari perhitungan suara tingkat TPS, dan juga Kecamatan.

“Saat perhitungan tingkat TPS jajaran penyelenggara kami yakni Pengawas TPS sudah ikut mengawal. Pun demikian ketika pleno rekapitulasi tingkat Kecamatan, jajaran Panwaslu Kecamatan pun sudah mengawasi dan memastikan proses pleno berjalan sesuai regulasi,” tambah Yunita yang didampingi oleh 2 Pimpinan Bawaslu Kotamobagu lainnya, yakni Arie Setiawan dan Yulianus F Pelealu.

Yunita menegaskan, kalau kehadiran Bawaslu Kotamobagu dalam pleno tersebut untuk memastikan, kalau proses pleno rekapitulasi berjalan baik dan sesuai dengan prosedur.

“Sejauh ini di hari pertama kami menilai proses pleno berjalan sesuai dengan ketentuan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua KPU Kotamobagu Mishart A. Manoppo SE mengatakan, kalau Pleno rekapitulasi suara Pemilu 2024 tingkat Kota Kotamobagu akan berjalan hingga tanggal 3 Maret 2024 mendatang.
“Rapat pleno hari ini adalah rangkaian dari proses rekapitulasi pungut hitung di tanggal 14 Februari. Mulai dari pemungutan dan penghitungan suara, rekapitulasi berjenjang dari tingkat desa/kelurahan, kecamatan dan kabupaten/kota, selanjutnya provinsi hingga nasional,” imbuh Mishart didampingi 4 Komisioner KPU Kotamobagu lainnya, yakni Ilmi Paputungan, Hairun Laode, Heriyana Amir dan Ivan Tandayu. (Ida)

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.