Pasokan Ditambah, Pertamina Pastikan Ketersediaan Gas LPG 3 Kg di Kotamobagu Aman Selama Ramadhan

oleh -90 Dilihat
oleh
Pasokan LPG 3 kg Kotamobagu aman jelang Ramadan. Pertamina tambah distribusi dan perketat pengawasan agar warga tak kesulitan.

Detotabuan.com,KOTAMOBAGU – Ketersediaan LPG 3 kilogram di Kota Kotamobagu dipastikan tetap aman selama Ramadan 1447 Hijriah.

Kepastian itu disampaikan Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi setelah muncul keluhan warga yang mengaku kesulitan mendapatkan gas subsidi di sejumlah pangkalan dalam beberapa hari terakhir.

Lonjakan kebutuhan saat bulan puasa disebut menjadi penyebab utama cepat habisnya stok di tingkat pangkalan. Meski begitu, Pertamina menegaskan tidak ada pengurangan alokasi distribusi untuk wilayah tersebut.

Berdasarkan data evaluasi penyaluran, distribusi normal LPG 3 kg di Kotamobagu rata-rata mencapai 6.720 tabung per hari.

Untuk mengantisipasi peningkatan konsumsi masyarakat, pada Februari ini Pertamina menambah suplai melalui mekanisme fakultatif dan extra dropping sebesar 133 persen, setara tambahan 8.960 tabung.

Baca Juga :  Isu Penculikan Anak Jadi Perhatian DPRD Kotamobagu

Langkah ini diharapkan mampu menjaga stabilitas ketersediaan gas bersubsidi, terutama bagi rumah tangga dan pelaku usaha mikro yang menjadi sasaran utama program subsidi energi.

SBM Sulutgo IV Gas, Ahmad Fernando, menegaskan suplai dari sisi distribusi tetap berjalan sesuai alokasi yang telah ditetapkan.

“Tidak ada pengurangan pasokan LPG 3 kg untuk Kotamobagu. Tambahan suplai sudah kami salurkan untuk memperkuat ketersediaan di lapangan. Distribusi dilakukan bertahap agar stok di pangkalan tetap terjaga,” ujarnya.

Namun, tingginya permintaan pada bulan Ramadan membuat penyerapan LPG berlangsung jauh lebih cepat dibanding hari biasa.

Dalam beberapa kasus, stok yang baru didistribusikan langsung habis hanya dalam waktu singkat, sehingga menimbulkan kesan kelangkaan di masyarakat.

Baca Juga :  Pjs Lukman Lapadengan Hadiri Rakornas Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah

Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, Pertamina memperketat pengawasan distribusi di tingkat pangkalan.

Monitoring difokuskan pada ketepatan sasaran penyaluran, agar LPG 3 kg benar-benar diterima oleh kelompok masyarakat yang berhak.

Pengawasan juga diarahkan untuk mencegah penyaluran ke pengecer tidak resmi yang berpotensi memicu kenaikan harga di atas ketentuan pemerintah daerah.

Pjs Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Sulawesi, T. Muhammad Rum, mengatakan pengamanan distribusi menjadi prioritas utama selama bulan Ramadan.

“Tambahan pasokan sudah digelontorkan dan pengawasan kami perketat. Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat setempat agar distribusi berjalan tertib dan masyarakat mendapatkan LPG sesuai haknya,” jelasnya.

Pertamina juga mengingatkan masyarakat untuk membeli LPG bersubsidi hanya di pangkalan resmi. Pembelian di jalur resmi memastikan harga tetap sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah daerah.

Baca Juga :  Tatong Dukung Penuh Program Pengentasan Kemiskinan Daerah ODSK

Jika masyarakat menemukan kendala distribusi atau dugaan penyimpangan harga, laporan dapat disampaikan melalui layanan pelanggan yang disediakan oleh PT Pertamina (Persero), yakni Pertamina Call Center 135.

Dengan tambahan suplai dan pengawasan distribusi yang diperketat, Pertamina optimistis kebutuhan LPG 3 kg masyarakat tetap terpenuhi selama periode Ramadan, sekaligus menjaga stabilitas pasokan energi bersubsidi di wilayah Sulawesi Utara.

(Tio Mokodongan)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

No More Posts Available.

No more pages to load.