Posko Ramadan Jangan di Badan Jalan

0
412
Tiga Tower Bakal Menopang Pusat Data Kotamobagu
Kepala Dishubbudparkominfo Kota Kotamobagu, Moch. Agung Adati
KOTAMOBAGU, DETOTABUAN.COM – Bulan suci Ramadan sebentar lagi tiba, Masyarakat diminta agar mendirikan Posko Ramadan jangan di badan jalan. Demikian dikatakan Kepala Dinas Perhubungan, Kebudayaan, Pariwisata, Komunikasi dan Informasi (Dishubbudparkominfo), Mohammad Agung Adati, Selasa (01/06) saat bersua detotabuan.com di ruang kerjanya.
“Warga yang akan mendirikan tempat jualan makanan atau posko ramadan jangan di badan jalan. Hal ini dimaksudkan agar  menjaga keselamatan para pengendara serta masyarakat yang ada di sekitar tempat tersebut,” ujar Agung.
Menurut Agung, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan serta menjaga tertibnya arus lalu lintas, maka jika ada posko atau tempat berjualan yang sudah menggunakan badan jalan, agar melakukan koodinasi dengan pihak Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Bolaang Mongondow.
 “Posko yang terlanjur dibangun di badan jalan agar dilakukan koordinasi dengan pihak yang terkait,” ucap Agung.
Agung menambahkan, pihaknya dalam waktu dekat berencana melakukan inspeksi mendadak (Sidak) bagi setiap kendaraan umum yang bekerjasama dengan pihak Satuan Lalu lintas Kepolisian Resor Bolaang mongondow.
 “Sidak tersebut dimaksudkan untuk melakukan pemeriksaan kondisi kelayakan kendaraan yang akan beroperasi di Kota Kotamobagu. Layak atau tidak memuat penumpang dan beroperasi, sebab ini menyangkut nyawa penumpang,” ungkap Adati
Sasaran sidak tersebut, lanjut Agung, adalah kendaraan umum di sejumlah pangkalan dan terminal yang ada di Kota Kotamobagu yang kerap mengangkut penumpang dari Kotamobagu menuju ke sejumlah daerah lain
“Sama seperti tahun kemarin, kita melakukan sidak ke sejumlah pangkalan dan terminal yang ada di Kotambagu untuk memastikan kelayakan kendaraan tersebut. Tahun ini hal seperti itu akan kita lakukan kembali, terutama menjelang arus mudik lebaran nanti,” pungkas Agung. (udi)

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.